Anda belum login :: 01 Oct 2022 02:00 WIB
Detail
JurnalTempo vol. 38 no. 33 (Oct. 2009)
Bibliografi
Topik: LAW; POLITIC; BERITA; SOSIAL; EKONOMI; POPULER; POLITIK; T4
Bahasa: (ID )    ISSN: 0126-4273    Year:: 2009    Bulan: 10    Edisi: 05-11 Okt 2009    
Penerbit: Tempo
Jenis: Bulletin/Magazine
[Lihat daftar eksemplar jurnal Tempo]
Ketersediaan
  • Perpustakaan Pusat (Semanggi)
    • Nomor Panggil: TT25.203
    • Non-tandon: 1 (dapat dipinjam: 0)
    • Tandon: tidak ada
    Lihat Detail Induk
  • Perpustakaan PKPM
    • Nomor Panggil: T4
    • Non-tandon: 1 (dapat dipinjam: 0)
    • Tandon: tidak ada
    Lihat Detail Induk
Artikel dalam koleksi ini
  1. Jenazah noor din dipulangkan., halaman 20
  2. Angkatan udara as-indonesia berlatih bersama., halaman 20
  3. Pelantikan anggota dpr., halaman 20
  4. Hukuman aulia pohan dikurangi., halaman 20
  5. Dua calon anggota bpk digeser., halaman 21
  6. Dpr minta pengadilan ham ad hoc., halaman 21
  7. Padang, 30 september., halaman 23
  8. Nonaktifkan susno duadji., halaman 24
  9. Memegang sumpah dpr baru., halaman 24
  10. Undang-undang tak antikorupsi., halaman 25
  11. Petaka di ranah minang., halaman 27
  12. Guncangan padang-pariaman., halaman 34
  13. Berharap keajaiban di bukit puing., halaman 36
  14. Menebar duit di akar beringin., halaman 37
  15. Keplok meriah di harvard., halaman 40
  16. Tidur terakhir si buah hati., halaman 42
  17. Saat bocah tak mampu menahan beban., halaman 43
  18. Peniup saksofon di tengah prahara., halaman 49
  19. Saat lek njot bersepatu roda., halaman 50
  20. Revolusi tiga serangkai., halaman 54
  21. Yang tersisih dari riak samudra., halaman 56
  22. Jalan curam skandal asmara., halaman 58
  23. Soekarisme dan perempuan rusia., halaman 62
  24. Merahnya hr, merahnya lekra., halaman 64
  25. Serba kabur di akhir hayat., halaman 66
  26. Rahasia tiga dasawarsa., halaman 68
  27. Kenangan di jalan malang., halaman 70
  28. Secuil asmara khong guan biscuit., halaman 72
  29. Karena janji setia., halaman 74
  30. Puisi pamflet sang ideolog., halaman 78
  31. Kalau sayang, aturan dilangkahi., halaman 80
  32. Seorang istri empat dasawarsa kemudian., halaman 82
  33. Politbiro pki, njoto, dan G30s., halaman 84
  34. Cinta dan amor., halaman 86
  35. Menanti putusan istana., halaman 95
  36. Kecaman bertubi, polisi jalan terus., halaman 100
  37. Beleid 'jalan tengah'., halaman 102
  38. Bermula di bank indonesia., halaman 105
  39. Baru sebatas janji., halaman 108
  40. Indonesia bukan hanya pasar., halaman 110
  41. kabinet indonesia inc. dan momentum G-20., halaman 113
  42. Sengketa kesekian nuklir iran., halaman 115
  43. Pria di balik dua perang., halaman 118
  44. Cia dan militer terlibat penyiksaan., halaman 120
  45. Kami melawan pelemahan kpk., halaman 125
  46. Kpk., halaman 130

 Edit Artikel
Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.171875 second(s)