Anda belum login :: 15 Aug 2022 06:57 WIB
Detail
JurnalTempo vol. 38 no. 25 (Aug. 2009)
Bibliografi
Topik: LAW; POLITIC; BERITA; SOSIAL; EKONOMI; POPULER; POLITIK; T4
Bahasa: (ID )    ISSN: 0126-4273    Year:: 2009    Bulan: 08    Edisi: 10-16 Agu 2009    
Penerbit: Tempo
Jenis: Bulletin/Magazine
[Lihat daftar eksemplar jurnal Tempo]
Ketersediaan
  • Perpustakaan Pusat (Semanggi)
    • Nomor Panggil: TT25.202
    • Non-tandon: 1 (dapat dipinjam: 0)
    • Tandon: tidak ada
    Lihat Detail Induk
  • Perpustakaan PKPM
    • Nomor Panggil: T4
    • Non-tandon: 1 (dapat dipinjam: 0)
    • Tandon: tidak ada
    Lihat Detail Induk
Artikel dalam koleksi ini
  1. Kereta menyeruduk, seorang tewas., halaman 22
  2. Sidang gugatan mega-kalla., halaman 22
  3. Taufik kiemas puji pidato presiden., halaman 22
  4. Upi terima udin award., halaman 22
  5. Pengusutan dana kampanye asing macet., halaman 23
  6. Merpati jatuh 15 tewas., halaman 23
  7. Tamatkah noordin?, halaman 25
  8. Senandung antasari., halaman 26
  9. Jangan tiadakan oposisi., halaman 26
  10. Rencana anggaran yang letoi., halaman 27
  11. Kematian di kaki bukit., halaman 29
  12. Gudang bom di rumah kontrakan., halaman 32
  13. Syaifu; anam: saya heran kok ke situ lagi., halaman 34
  14. Berebut jadi sopir mercy., halaman 38
  15. Ritual menjelang pelantikan., halaman 40
  16. Sebuah tim di jalan jambu., halaman 42
  17. Pembaca terakhir., halaman 46
  18. Mikro hidro di bawah pegunungan kapur., halaman 55
  19. Memangkas polusi, menangguk laba., halaman 58
  20. Hanya penunda pencemaran., halaman 60
  21. Arena menulis dan menilai., halaman 62
  22. Barat dan timur bertemu di rumah sakit., halaman 67
  23. Berawal dari soekarno ditusuk jarum., halaman 70
  24. Jejak cina di indonesia., halaman 72
  25. Dulu tak dilirik, kini dicari., halaman 73
  26. Medis ada, estetis pun tersedia., halaman 74
  27. Kombinasi saraf dan tusuk jarum., halaman 76
  28. Serasa naik kapal selam., halaman 80
  29. Lega ala pluit., halaman 82
  30. Si kecil yang cepat berkembang., halaman 83
  31. Jarum pelindung janin., halaman 84
  32. Dari timur untuk perempuan., halaman 85
  33. Tersendat beleid praktek dokter., halaman 86
  34. Solusi dari poliklinik herbal., halaman 88
  35. Harapan di jalan sunyi., halaman 90
  36. Yang penting kompetensi., halaman 93
  37. Membikin bangga 'terkun'., halaman 94
  38. Jarum-jarum dharma kumara., halaman 95
  39. Mari mencari herba indonesia., halaman 96
  40. Bermula dari jamu nenek., halaman 99
  41. Tersesat di timur., halaman 100
  42. Dokter jangan jadi dukun., halaman 101
  43. Siapa suruh clinton ke pyongyang., halaman 107
  44. Dicari pemimpin seperti arafat., halaman 110
  45. Bola panas di akhir kabinet., halaman 115
  46. Macet ruwet gas donggi-senoro., halaman 119
  47. Anggaran lari di tempat., halaman 120
  48. Bergantung pada obligasi pemerintah., halaman 122
  49. Berkat diskon dan subsidi bunga., halaman 124
  50. Anz akuisisi rbs asia., halaman 128
  51. Baru 20 ribu unit., halaman 128
  52. Turun lagi., halaman 128
  53. Progresif untuk mobil., halaman 128
  54. Cepu molor lagi., halaman 129
  55. Es teler 77 ke malaysia., halaman 129
  56. Ori laku keras., halaman 129
  57. Lewat rights issue., halaman 129
  58. Testimoni menjelang tengah malam., halaman 130
  59. Wakil ketua komisi pemberantasan korupsi, mochammad jasin: apa saya tipe penerima suap?, halaman 134
  60. Saya titip nasib satu rumah., halaman 135
  61. Dari pembunuhan lalu ke suap., halaman 136
  62. Syrat siluman menuding chandra., halaman 137
  63. Tak berhenti karena jabat tangan., halaman 140
  64. Jusuf kalla: saya masih wakil presiden., halaman 143
  65. Rendra, (1935-...)., halaman 148
  66. Setelah juz 30., halaman 151
  67. Petai cina untuk bengkel teater., halaman 152

 Edit Artikel
Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.15625 second(s)