Anda belum login :: 24 Feb 2024 09:16 WIB
Detail
JurnalTempo vol. 36 no. 49 (Jan. 2008)
Bibliografi
Topik: LAW; POLITIC; BERITA; SOSIAL; EKONOMI; POPULER; POLITIK; T4
Bahasa: (ID )    ISSN: 0126-4273    Year:: 2008    Bulan: 01    Edisi: 28 Januari 2008    
Penerbit: Tempo
Jenis: Bulletin/Magazine
[Lihat daftar eksemplar jurnal Tempo]
Ketersediaan
  • Perpustakaan Pusat (Semanggi)
    • Nomor Panggil: TT25.187
    • Non-tandon: 1 (dapat dipinjam: 0)
    • Tandon: tidak ada
    Lihat Detail Induk
  • Perpustakaan PKPM
    • Nomor Panggil: T4
    • Non-tandon: 1 (dapat dipinjam: 0)
    • Tandon: tidak ada
    Lihat Detail Induk
Artikel dalam koleksi ini
  1. Mata-mata seni rupa pak Harto., halaman XIV
  2. Tentang sehimpun kenangan dan kecaman., halaman X
  3. Cerita musuh cerita kawan., halaman VI
  4. Juru damai turun-temurun., halaman 26
  5. Sepotong jalan, seribu konflik., halaman 28
  6. Terbelah sayang dan asmara., halaman 30
  7. Rental heli jalur sakti., halaman 32
  8. Ada apa dengan Rusli?, halaman 34
  9. Pak Kaning menunggu banding., halaman 35
  10. Mister Bob sampai di sini., halaman 36
  11. KTP Jakarta buatan Johor., halaman 38
  12. Perokok muda makin menggila., halaman 40
  13. Poin-poin krusial masih menyandera pembahasan RUU Pemilu., halaman 44
  14. Tumpengan untuk kelahiran planet., halaman 46
  15. Hashim Djojohadikusumo: sudah lama harta keraton dijual ke luar negeri., halaman 48
  16. Terjerat suap massal Monsanto., halaman 53
  17. Hengkang berwaris hutang., halaman 60
  18. Terjerat di kampung sendiri., halaman 62
  19. Nabiel Makarim: saya tidak menerima apa pun., halaman 64
  20. Soleh Solahuddin: saya cuma kambing hitam., halaman 64
  21. Taman laut untuk si mola-mola., halaman 68
  22. Kamus elektronik dari gang buntu., halaman 72
  23. Gairah pemain kedua belas., halaman 74
  24. Pusara, antara istri dan mertua., halaman 75
  25. Nabi pamungkas dan nabi sekunder., halaman 78
  26. Korban, Berkorban, dan pengorbanan., halaman 80
  27. Heboh Soeharto di layar kaca., halaman 108
  28. Menguji tajamnya gunting sensor., halaman 109
  29. Demi negara, sang pilot dipenjara., halaman 116
  30. Berpisah tanpa sudi berbagi., halaman 118
  31. Oleng tersapu drama selasa hitam., halaman 120
  32. Tercekik 'beruang' Amrik., halaman 124
  33. Tak kuasa menahan longsor., halaman 125
  34. Mencuri start di kala murah., halaman 126
  35. Selangkah lagi, Carrefour., halaman 127
  36. Seruling, sang pertapa, dan 'achilles heel' presiden Yudhoyono., halaman 128
  37. Penjara raksasa bernama Gaza, halaman 132
  38. Tembok bagi si mulut besar., halaman 134
  39. Lampu hijau dari fidel., halaman 136
  40. Pesan dari Bin Ladinjunior., halaman 138
  41. Sensor., halaman 146

 Edit Artikel
Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.34375 second(s)