Anda belum login :: 27 May 2024 23:09 WIB
Detail
BukuAnalisa Harga Pasar Saham Restoran Cepat Saji (Studi Kasus pada PT Fast Food Indonesia Tbk. dan PT Putra Sejahtera Pioneerindo Tbk.)
Bibliografi
Author: Santoso ; PRASETIO, SATRIO (Advisor)
Topik: FINANCE; Harga Pasar Saham; Price Earning Ratio; Book Value; Earning Per Share; Discounted Cash Flow
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unika Atma Jaya     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 2001    
Jenis: Theses - Undergraduate Thesis
Fulltext: Santoso's Undergraduate Theses.pdf (2.12MB; 31 download)
Ketersediaan
  • Perpustakaan Pusat (Semanggi)
    • Nomor Panggil: FEM-3889
    • Non-tandon: tidak ada
    • Tandon: 1
 Lihat Detail Induk
Abstract
Harga pasar saham suatu perusahaan biasanya mencerminkan kondisi perusahaan tersebut di mata publik Bila suatu perusahaan mengalami pertumbuhan yang cepat dan stabil, serta memiliki prospek yang bagus di masa yang akan datang, maka biasanya harga saham perusahaan tersebut juga akan mengalami kenaikan harga. Penulis tertarik untuk menganalisa harga pasar saham PT Fast Food Indonesia Tbk dan PT Putra Sejahtera Pioneerindo karena keduanya sama-sama beroperasi dalam industri yang sama, yaitu restoran cepat saji, dimana dalam industri ini ternyata sering terjadi pergolakan harga saham. Untuk menganalisa harga saham kedua perseroan maka penulis memakai PER dan book value dari PER dan book value yang telah ada penulis mencoba menghitung harga layak saham kedua perseroan dengan memakai beberapa metode yang ada (PER industri rata-rata, book value rata-rata industri, dan discounted cash flow). Setelah melakukan analisa dengan memakai metode PER rata-rata industri, mnetode book value, dan metode discounted cash flow maka penulis menemukan kesimpulan bahwa kinerja PT Fast Food Indonesia bagus, ini dapat dilihat dari tingginya EPS dan harga pasar saham perseroan. Sedangkan PT Putra Sejahtera Pioneerindo memiliki kinerja yang kurang bagus, ini dapat dilihat dari rugi perusahaan, besarnya hutang, dan kecilnya EPS. Akan tetapi saham PT Fast Food Indonesia kurang bagus bagi investor untuk menanamkan dananya karena nilai pasar saham perseroan yang terlalu tinggi. Sedangkan saham PT Putra Sejahtera Pioneerindo kurang bagus untuk djadikan investasi bagi investor karena kinerja keuangan perseroan yang kurang bagus akibat banyaknya beban hutang yang ditanggung perseroan.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.171875 second(s)