Anda belum login :: 26 Sep 2022 23:31 WIB
Detail
BukuKOLITA 16: Konferensi Linguistik Tahunan Atma Jaya Keenam Belas Tingkat Internasional
Bibliografi
Author: Yanti (Penyusun)
Topik: Linguistics; LANGUAGE AND LANGUAGES; LINGUISTICS-CONGRESS
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Pusat Kajian Bahasa dan Budaya Unika Atma Jaya, Jakarta     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 2018    
Jenis: Proceeding
Artikel dalam koleksi ini
  1. Meme dagelan_jowo: kajian semiotika
  2. The pragmatics of reported speech in fiction, halaman 3-15
  3. Gestur dan bahasa isyarat: temuan dari suatu korpus bisindo = Gesture and sign language: findings from a corpus of bisindo, halaman 16-22
  4. Experiential-events in Trans-New Guinea languages, halaman 23-30
  5. Penggunaan kata “karma” dalam komunikasi masyarakat lintas budaya, halaman 31-32
  6. Analisis tekstual teks biografi dan pemanfaatannya sebagai bahan ajar teks naratif, halaman 34-38
  7. Reiss’ method to reveal the equivalence in the bilingual children’s story book entitled pancuran pangeran, halaman 39-42
  8. Analisis kepaduan teks ; studi kasus pada penggunaan penanda kohesi dan koherensi pada teks yang ditulis mahasiswa bahasa Jerman pada mata kuliah arbeit am text, halaman 43-48
  9. Katagori dan ekspresi linguistik jajanan tradisional berbahasa Jawa sebagai cerminan kearifan lokal masyarakat Jawa, halaman 49-53
  10. Grammatical errors and their effects in Rich Brian’s songs, halaman 54-58
  11. Ambiguitas dalam bahasa madura di Probolinggo, halaman 59-62
  12. Instrumental nominalization in mongondowic, halaman 63-67
  13. Jenis pertanyaan penyidik dalam pemeriksaan perkara pidana anak yang berkonflik dengan hukum, halaman 68-73
  14. Mosok dalam pernikahan lampung pepadun di raja basa Bandar Lampung, halaman 74-77
  15. Deception and the interactional dynamics of suspect-victim mediation: a business fraud case, halaman 78-82
  16. Using productive tasks to improve efl students’ lexical collocational knowledge, halaman 83-87
  17. Fenomena ungkapan “kids zaman now” sebuah kajian etnografi linguistik, halaman 88-91
  18. Analisis teks pembukaan Undang Undang Dasar 1945 (pendekatan fungsional-sistemis dan analisis wacana kritis), halaman 92-95
  19. Lexical features revealing ideological perspectives of foreign and local newspapers’ headlines about orangutans extinction in Indonesia, halaman 96-100
  20. The ideology revealed in the translation of a poem “aku merasa asing di sini, di kala salju menyelimuti kota” into “i feel like an alien here in a snowy town”, halaman 102-106
  21. Raising awareness towards cultural diversity through cultural substitution strategy in translation, halaman 107-109
  22. Is TOEFL compulsory for Indonesian university students? A correlational study between TOEFL scores and students’ academic achievement, halaman 111-115
  23. “It seems that ...”: pembentengan dalam artikel jurnal internasional oleh nonpenutur asli bahasa Inggris, halaman 116-120
  24. “Unicorn itu exit!”: register pelaku startup digital di Indonesia, halaman 121-125
  25. The speech act of disagreement by Indonesian EFL learners: politeness strategies and appropriateness, halaman 126-130
  26. Analisis fukugoudoushi ~te iru (kajian sintaksis), halaman 131-135
  27. Analisis semiotik terhadap karikatur tentang konflik Suriah di media berita Arab daring, halaman 136-140
  28. Face-threatening acts: conflicts between pre-service teachers and students in efl classroom, halaman 141-144
  29. Analyzing critical thinking skills in reading comprehension section of TOEFL book, halaman 145-149
  30. Pragmatic analysis of using deixis in the conversation by english study program students of Timor University, halaman 151-155
  31. Examining the correction strategies employed by novice elt teachers to handle students’ misbehaviors in efl context, halaman 156-160
  32. Bahasa dan budaya using dalam industri kaos kreatif di Banyuwangi, halaman 161-165
  33. Morphological awareness of Indonesian kindergarten children aged 5-6: a case of reduplication, halaman 166-170
  34. Penggunaan berbagai jenis kalimat pada praktik terapi dental hipnosis: sebuah kajian sintaktis, halaman 171-175
  35. Pemertahanan bahasa Manduro desa Manduro kecamatan Kabuh kabupaten Jombang melalui vitalitas bahasa, diglosi, dan ketirisannya, halaman 176-180
  36. Revealing multimodal resources in teaching-learning process for hearing-impaired students, halaman 181-182
  37. Efl students’ dilemma: factors determining their talk in the language learning process, halaman 183-187
  38. Creating story: how young children use indonesian cohesive devices, halaman 188-192
  39. The analysis of adverbs in sports articles on espn (entertainment and sport programming network) website, halaman 193-196
  40. Social actors in an intercultural communication classroom: a discursive lens of intercultural education, halaman 197-198
  41. Sikap bahasa abdi dalem karaton ngayogyokarto hadiningrat, halaman 199-202
  42. Distributional morphemes in Uli Solemata language, halaman 203-205
  43. Blocking dalam produktivitas pembentukan kata bahasa Jepang, halaman 206-209
  44. The effect of adapted monopoly board game towards english learning achievement of the fourth grade students of primary school in Banjar, Buleleng, halaman 210-215
  45. Ecolexicons in gending rare lyrics on Balinese society: an ecolinguistics study, halaman 216-220
  46. Tindak tutur sumpah serapah bahasa sangiang pada ritual upacara kematian memberi makan roh di desa Tumbang Olong, halaman 221-225
  47. Rethinking full day schools in Indonesia: the discursive practices of Indonesian newspapers, halaman 227-230
  48. Term of reference for kinship relation in Serawai, halaman 231-234
  49. Gender and semantic memory of emotion categories in Javanese language: a recall approach, halaman 235-238
  50. Bentuk kesantunan tuturan penolakan dalam bahasa Bugis, halaman 239-243
  51. Assessing the Indonesian EFL students production of English collocations in speaking, halaman 244-248
  52. Using Cognitive Linguistics insights to teach be going to, halaman 249-253
  53. Word-order typology of Minangkabaunese: variation and degree of its acceptability, halaman 254-258
  54. Kontribusi penggunaan metode total physical response dalam penyajian materi kalimat imperativ dan kata benda dalam kasus akkusativ Bahasa Jerman, halaman 259-262
  55. Atonic forms in the perspective of deixis in Manggarai vernacular, halaman 263-267
  56. Representation of children’s thought and behavior in their drawing, halaman 268-272
  57. Definiteness in Balinese temporal adverbial, halaman 273-277
  58. Motivasi instrumental sebagai penentu pemertahanan bahasa Sunda dialek banten di kawasan wisata (kajian sosiolinguistik di Pantai Tanjung Lesung dan Pantai Carita), halaman 278-282
  59. Netizens’ comments in responding to social phenomenon of e-ktp corruption on istagram, halaman 283-287
  60. Dictioned in nusantara people story and implications to learning kosakata, halaman 288-292
  61. Argument structure in Bimanese, halaman 293-297
  62. Syntactic awareness of early childhood aged 5-6: a case of sentence structure., halaman 298-302
  63. Struktur argumentasi dalam salinan keputusan pengadilan untuk kasus pencemaran nama baik, halaman 304-308
  64. Analisis kontrastif pembentukan komposita nomina (verba+nomina) dalam bahasa jerman dan bahasa indonesia, halaman 309-313
  65. Makna leksikal dan kultural pada proses pembuatan jagung bose/ketemak pada komunitas bahasa tetun di Desa Naimana, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Perspektif etnolinguistik, halaman 314-317
  66. Interjections in bahasa indonesia; form and function, halaman 318-321
  67. Phonology for children language until the age of 24 months, halaman 322-324
  68. Lompatan makna paradigmatis-sintagmatis butir-butir leksikal nonsinonimi pengganti leksem perkosa, halaman 325-329
  69. Penggunaan bahasa dalam undang-undang perdata (code civil) di perancis, halaman 330-332
  70. The application of Nida’s 3-stage transfer in the metaphor translation in dan Brown’s Inferno, halaman 333-337
  71. Slang created and used in 1cak.com site: sociolinguistics study, halaman 338-341
  72. The video advertisement of Meikarta: a critical discourse analysis, halaman 342-344
  73. Karakteristik bahasa relawan pada pelayanan dukungan psychological first aid (pfa) bagi penyintas bencana, halaman 345-348
  74. Idiom translation in English to Indonesian (a content analysis research in Diary of A Wimpy Kid Jeff Kinney’s novel), halaman 349-351
  75. The application of systemic functional grammar on teaching the narrative writing for EFL students, halaman 354-358
  76. Tuturan direktif pelaku dalam kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur di kota Depok, halaman 359-362
  77. Sistem transitivitas surat perjanjian Sri Sultan Paduka Guvernement Hindia Nederland dan Pemerintah Kerajaan Bima, halaman 363-367
  78. News of rohingya’s ethnic in the perspective of kompas and republika, halaman 368-372
  79. Pelanggaran prinsip kesopanan dalam film ‘Alangkah lucunya negeri ini’, halaman 373-377
  80. Indonesian–polish contrastive phraseology, halaman 378-383
  81. Strategi tindak tutur permintaan dalam bahasa korea oleh mahasiswa program studi bahasa korea di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, halaman 384-388
  82. Konsep arah dalam budaya suku dayak ngaju: tinjauan linguistik antropologi, halaman 389-393
  83. Manifestasi wujud dan makna pragmatik kefatisan berbahasa dalam ranah agama, halaman 394-398
  84. Representasi ideologi budaya feminisme lokal tokoh aku pada novel si parasit lajang karya ayu utami, halaman 399-403
  85. Analyzing ELF students’ vocabulary size, depth, and lexical collocational errors in writing, halaman 405-408
  86. Makna kultural dan fungsigugon tuhon pada masyarakat Jawa di Desa Tulis Kecamatan Tulis Kabupaten Batang dan Dusun Bulu Kecamatan Wirosari (kajian etnolinguistik), halaman 409-413
  87. Perilaku sintaksis verba reduplikasi bahasa Indonesia, halaman 414-418
  88. Realitas komunikasi lintas budaya di Indonesia: studi kasus pemilihan bahasa remaja era kekinian di Jakarta, halaman 419-423
  89. Taboo language on Indonesian young adults’ instagram: the analysis of its types and functions, halaman 424-428
  90. Perempuan dalam perspektif undang-undang perkawinan: sebuah analisis wacana kritis, halaman 429-433
  91. How an Indonesian child learns English, halaman 434-435
  92. Sikap bahasa sebagai cerminan identitas bangsa dalam masyarakat pariwisata di pesisir Pantai Santolo, halaman 436-440
  93. Applying construction grammar to teaching english periphrastic causative construction, halaman 442-445
  94. Transduction and transformation of persuasion stages in a critic video about school system, halaman 446-450
  95. Analisis alih kode pada bahasa guru dalam kegiatan pembelajaran di kelas bilingual, halaman 451-455
  96. The representation of woman characters in two folktales from South Sumatra province, halaman 456-460
  97. Tipe wacana inspirasional pembangun citra diri positif dalam bahasa motivator, halaman 461-465
  98. Meme dagelan_jowo: kajian semiotika, halaman 466-471
  99. Penerapan prinsip kerja sama dalam persidangan perkara pidana, halaman 472-476
  100. Evaluation method for English classroom teaching: a case study of the student teachers’ performance, halaman 477-480
  101. Study of flora language having traditional ingredients on Lio Ende Flores ethnic: ecolinguistics point of view, halaman 481-483
  102. Pembentukan ungkapan yang menggambarkan kata sifat dalam Bahasa Sunda dan Bahasa Perancis melalui pengaruh budaya lokal, halaman 484-488
  103. Representasi aktor sosial politik dan pertarungan makna dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) tingkat provinsi di Pulau Jawa pada tahun 2018 di media massa daring dalam perspektif analisis wacana kritis model Theo Van Leeuwen, halaman 489-494
  104. Produktivitas afiks nasal pada ragam bahasa nonbaku masa kini, halaman 495-499
  105. Penanda lingual dan konteks pada ragam Tuturan Direktif naskah kuno tuntunan dalam Melakukan Hubungan Suami-Istri (TDMHSI), halaman 500-502
  106. Penanda lingual dan konteks pada ragam Tuturan Direktif naskah kuno tuntunan dalam Melakukan Hubungan Suami-Istri (TDMHSI), halaman 500-502
  107. Dominasi perempuan dalam film horror indonesia: apa artinya?, halaman 503-507
  108. The L2 motivational self system among Indonesian learners of English: a case study, halaman 508-511
  109. Dependent clauses used in Jakarta post newspaper articles (revisited) , halaman 512-515
  110. I think and maybe as mitigation tools among students of Polytechnics (EFL learners), halaman 516-518
  111. Kesulitan siswa dalam pembelajaran Bahasa Jawa Serang sebagai muatan lokal di sekolah dasar (studi kasus SDI Tirtayasa), halaman 519-522
  112. Slangs reflecting male and female rappers’ lexical style seen in song lyrics, halaman 523-527
  113. Verbs with possessive morphology: a typological study on Austronesian languages of Eastern Malayo-Polynesian languages, halaman 528-529
  114. The use of ted and youtube in teaching extensive listening, halaman 530-531
  115. Sapaan “mbak” dan “mas” merebak digunakan di Jakarta sebuah kajian sosiolingustik, halaman 532-536
  116. Training for documenting minority languages of Indonesia: practice, benefit and challenges, halaman 1
  117. The emotional ecology of a teacher’s work and life, halaman 2
  118. Sign language interpreting in english teaching process for a deaf student in english department faculty of humanities Universitas Indonesia, halaman 33
  119. Culture and silence in EFL University classroom, halaman 101
  120. A text-based learning model for college general english, halaman 110
  121. Multilinguialism context and the implementation of communicative language teaching in Indonesian efl pedagogy, halaman 150
  122. Survey keterampilan berbahasa Inggris di hotel di Bandar Lampung, halaman 226
  123. Keliru dengar bunyi vokal dalam bahasa jerman: kesulitan mempersepsi bunyi dalam keterampilan menyimak mahasiswa jurusan bahasa jerman, halaman 303
  124. Pronoun of Ciacia language, halaman 352
  125. Pragmalinguistic knowledge in English language teaching materials, halaman 353
  126. ESP needs analysis: a case study of sociology students, state University of Gorontalo, halaman 404
  127. Building a critical response to text through the textual grammar of message: an sfl perspective, halaman 441

 Edit Artikel
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.1718849 second(s)