Anda belum login :: 15 Jun 2024 20:40 WIB
Detail
BukuGambaran Perbedaan Dominasi Dimensi Gaya Komunikasi Orangtua Individu Autisme Pada Masa Anak dan Remaja (Studi Pada Orangtua dari Penyandang Autisme)
Bibliografi
Author: Handayani, Penny (Advisor); Prasetiyo, Yoanes Ari
Topik: Dimensi gaya komunikasi; orangtua; autisme
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 2018    
Jenis: Theses - Undergraduate Thesis - Abstract of Undergraduate Thesis
Fulltext: 2014070047, Yoanes Ari P., Penny Handayani, Abstract of Undergraduate Theses, 20-12-18.pdf (3.02MB; 25 download)
Abstract
Gangguan autisme merupakan gangguan dengan permasalahan yang kompleks, yaitu defisit dalam interaksi sosial dan komunikasi serta pembatasan pola perilaku, minat, dan aktivitas yang berulang. Keterbatasan berkomunikasi menjadi hambatan tersendiri bagi penyandang autisme untuk berinteraksi dengan lingkungannya. Perkembangan anak dengan autisme membutuhkan dukungan dari lingkungan sosial, terutama orangtua yang merupakan lingkungan mikrosistem anak. Keterbatasan yang dimiliki oleh anak autisme dalam berkomunikasi dapat menghambat untuk menyampaikan sesuatu yang diinginkan. Pada dasarnya komunikasi dapat menumbuhkan perasaan tertentu, menyampaikan pikiran, mengubah sikap perilaku dan perbuatan. Selain itu, hambatan yang dimiliki juga dapat mempengaruhi bagaimana orangtua dapat memahami remaja autis. Hal ini yang melatarbelakangi perlunya gaya komunikasi yang efektif dari orangtua untuk dapat berkomunikasi dengan remaja autisme. Gaya komunikasi yang efektif terdapat beberapa dimensi didalamnya. Dimensi tersebut adalah preciseness, reflectiveness, expressiveness, supportiveness, emotionality, niceness, dan threateningness. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana gambaran dominasi dimensi gaya komunikasi orangtua kepada remaja autisme.
Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, yaitu melalui wawancara semistruktur. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan gambaran mendalam mengenai perbedaan dominasi dimensi gaya komunikasi yang dilakukan oleh orangtua yang memiliki remaja autisme. Keempat partisipan merupakan dua pasang orangtua yang memiliki anak remaja autisme. Data triangulasi diperoleh melalui wawancara significant other para partisipan, yaitu adik kandung partisipan dan terapis dari anak partisipan. Hal ini dilakukan sebagai salah satu bentuk kredibilitas, sekaligus melengkapi data partisipan utama.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan partisipan memunculkan perbedaan dominasi dimensi gaya komunikasi untuk dapat memahami anaknya yang telah memasuki masa remaja. Pada penelitian ini dimensi gaya komunikasi yang dominan pada masa remaja adalah expressiveness, supportiveness, dan emotionality, sedangkan pada masa kanak-kanak adalah preciseness, supportiveness, dan niceness. Komunikasi pada kedua partisipan memunculkan bahwa dominan komunikasi yang dilakukan antar partisipan ialah oleh ibu dari remaja tersebut. Hal ini dikarenakan kesibukan sang ayah dari kedua remaja tersebut yang mengharuskan mereka pulang di malam hari. Namun para ayah tampaktetap berusaha memahami anak mereka dengan berbagai cara, baik sesuai berdasarkan teori maupun data yang diperoleh peneliti.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.171875 second(s)