Anda belum login :: 20 Aug 2022 06:19 WIB
Detail
BukuBerita BKGAI Tahun 14. Mei-Juni 1989 No. 80
Bibliografi
Author: [s.n]
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Sekretariat BKGAI     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 1989    
Jenis: Journal
Ketersediaan
  • Ben & Nafsiah Mboi Collection
    • Nomor Panggil: R 610 BER
    • Non-tandon: tidak ada
    • Tandon: 1
 Lihat Detail Induk
Artikel dalam koleksi ini
  1. Perception of diarrhoea and the use of a home made oral rehydration of solution in rural Bangladesh, halaman 3
  2. Impact of education in the knowledge and practices of rural mothers and key family members on diarrhoea and its treatment at home, halaman 3
  3. Epidemiological and clinical characteristics of shigellosis in rural Bangladesh, halaman 5
  4. Long shelf-life of antigen-senitised erythrocytes by double aldehyde stabilisation for the serodiagnosis of amoeblasis by indirect haemagglutination, halaman 6
  5. Rapid laboratory detection of rotavirus in faeces from children with acute enteritis, halaman 6
  6. Diare persisten dan rekuren: Faktor risiko dan penanganannya, halaman 7
  7. Faktor predisposisi, etiologi, patogenesis dan manifestasi klinis neonatal necrotizing enterocolitis, halaman 8
  8. Manajemen nutrisional diare akut guna mencegah diare persisten, halaman 9
  9. Imunoglobulin A sekretori (S.IgA) cairan duodenum pada diare rekuren tanpa/disertai Pem dan tanpa/disertai Morbilli, halaman 9
  10. Penambahan laktulosa dalam makanan bayi guna mengurangi risiko terjadinya diare, halaman 10
  11. Carnitine dan makanan bayi, halaman 11
  12. Pendarahan gastrointestinal bagian bawah pada penderita diare, halaman 11
  13. Efek malnutrisi terhadap perkembangan usus halus , halaman 12
  14. Transmisi vertikal virus hepatitis B, halaman 12
  15. Pendekatan rasional penggunaan susu formula , halaman 13
  16. Efek malnutrisi terhadap transfor air dan elektrolik di kolon, halaman 13
  17. Carbohydrate and protein malabsorption in protein energy malnutrition children with diarrhoea, halaman 14
  18. Invaginasi- Laporan pemeriksaan USG pada 10 kasus, halaman 14
  19. Kista duktus kholedokus- Laporan Kasus, halaman 15
  20. Peranan pemberantasan penyakit diare dalam peningkatan kualitas hidup dan kelangsungan hidup anak, halaman 15
  21. Pengembangan upaya rehidrasi oral sebagai dasar program pemberantasan diare, halaman 16
  22. Peranan penggunaan KMS dalam pencegahan gagal tumbuh kembang, halaman 17
  23. Enterial and parenteral support in the sick child, halaman 17
  24. Peranan asi dan berbagai formula makanan pendamping guna meningkatkan gizi bayi dan anak, halaman 18
  25. Manfaat penerapan materi pendidikan medik pemberantasan diare pada fakultas kedokteran di Indonesia dalam menunjang program pemberantasan penyakit diare, halaman 18
  26. Penelitian penggunaan bahan makanan lokal untuk berbagai penyakit gastrointestinal, halaman 20
  27. The study of gastrointestinal motor in childhood, halaman 20
  28. Diarrhoea in malnourished children: gastrointestinal aspects, halaman 21
  29. Faktor-faktor yang berpengaruh pada prognosis obstruktif usus pada neonatus, halaman 21
  30. Kejadian invaginasi di bangsal ilmu kesehatan anak RS. Dr Pirngadi Medan, halaman 22
  31. Kapan intervensi bedah dibutuhkan dalam kasus invaginasi, halaman 23
  32. Tindak lanjut pada kasus pasca bedah koreksi atresia bilier, halaman 23
  33. Hubungan saat tindakan operatip dengan prognosis pada kasus enterokolitis nektrotikan, halaman 23
  34. Kista omentum (laporan 4 kasus), halaman 24
  35. Pylorus stenosis akibat bahan corrossive (zwavel zuur), halaman 24
  36. Aspek klinis neonatal hepatitis syndrome, halaman 24
  37. Kejadian hepatitis akut di bangsal anak laboratorium ilmu kesehatan anak fakultas kedokteran USU/ Rs. DR. Pirngadi medan (1984-1988), halaman 25
  38. Kasus kematian yang terduga karena penyakit hepar pada anak , halaman 25
  39. Hipertensi portal pada anak, halaman 26
  40. Infeksi virus hepatitis B pada penderita thalassemia yang mendapat transfusi darah berulang di RSCM, halaman 26
  41. Pendarahan saluran pencernaan bagian atas -- Apa saja yang dapat terungkap pemeriksaan endoskopi serat optik, halaman 27
  42. Pendarahan saluran pencernaan bagian bawah-- Apa yang terungkap pemeriksaan endoskopik serat optik, halaman 28
  43. Pendarahan saluran cerna atas karena varises esofagus, halaman 28
  44. Gambaran endoscopy esophagus pada penderita hypertensi portal pasca tepgsplenectomy, halaman 29
  45. Sklero terapi endoskopi pada varises esofagus anak- Pengalaman pada 3 kasus, halaman 29
  46. Infestasi parasit usus pada pengunjung poliklinik sub laboratorium gastroeterologi anak RS. DR. Pirngadi Medan, halaman 30
  47. Laporan sementara survei cryptosporidiosis di Jakarta, halaman 31
  48. Pengobatan humenolepiasis nana dengan praziquantel di medan (Bag. Ke dua), halaman 31
  49. Efektivitas antelmintikum oxantel/pyrantel pamoate terhadap cacing trichuris pada anak-anak sekolah, halaman 32
  50. Peranan ultrasonografi dalam diagnostik saluran cerna pada anak, halaman 32

 Edit Artikel
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.453125 second(s)