Anda belum login :: 26 Feb 2024 20:27 WIB
Detail
BukuAnalisis Atas Kebijakan Perusahaan Memilih Metode Penyusutan Aset Tetap Secara Fiskal Dan Pengaruhnya Terhadap Laba Fiskal PT AGR
Bibliografi
Author: KERIAHEN, EIRENE NATALIA ; Ichsan, Sundara (Advisor)
Topik: Perpajakan; Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP); Pajak Penghasilan
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unika Atma Jaya     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 2015    
Jenis: Theses - Undergraduate Thesis
Fulltext: Eirene Natalia Keriahen's Undergraduate Theses.pdf (1.61MB; 26 download)
Ketersediaan
  • Perpustakaan Pusat (Semanggi)
    • Nomor Panggil: FEA-6256
    • Non-tandon: tidak ada
    • Tandon: 1
 Lihat Detail Induk
Abstract
Pajak merupakan salah satu sumber pendapatan negara. Di dalam pajak, terdapat peraturan dan ketentuan. Salah satu peraturan dan ketentuan yang terdapat dalam perpajakan adalah menyangkut metode penyusutan secara fiskal, dimana perusahaan diberi kesempatan untuk memilih menggunakan metode saldo menurun atau garis lurus. Tujuan penelitian adalah untuk melihat apakah kebijakan memilih metode penyusutan dan perhitungan penyusutan aset tetap secara fiskal perusahaan sudah sesuai dengan ketentuan perpajakan dan apakah laba fiskal PT AGR pada tahun 2010 akan mengalami perubahan jika perusahaan secara fiskal menggunakan metode penyusutan garis lurus dibandingkan dengan metode yang digunakan sekarang. Berdasarkan penelitian, kebijakan PT AGR dalam memilih metode penyusutan sudah sesuai dengan ketentuan perpajakan yang beriaku namun pengelompokkan aset tetap secara keseluruhan belum tepat dimana motor dimasukkan menjadi kelompok II padahal seharusnya dimasukkan ke dalam kelompok I. Di samping itu, laba fiskal PT AGR pada tahun 2010 akan mengalami perubahan jika perusahaan menggunakan metode garis lurus dalam menghitung beban penyusutan secara fiskal. Karena setelah penulis melakukan simulasi menggunakan metode garis lurus terhadap penyusutan fiskal, maka beban pajak yang dihasilkan belum optimal dimana koreksi fiskal yang terjadi adalah koreksi fiskal positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode yang dipilih PT AGR dalam menghitung beban penyusutan secara fiskal sudah tepat karena dapat mengoptimalkan beban pajak.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.265625 second(s)