Anda belum login :: 19 Jul 2024 07:29 WIB
Detail
BukuPengendalian Kualitas Pada Produk Benang Dengan Menggunakan Metode Spc Multivariate Di PT. Argo Pantes Tbk Tangerang
Bibliografi
Author: Octavianus, Romy ; Sukwadi, Ronald (Advisor)
Topik: Metode Spc Multivariate Pada Produk Benang
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Unika Atma Jaya     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 2007    
Jenis: Theses - Undergraduate Thesis
Fulltext: Romy Octavianus's Undergraduate Theses.pdf (1.64MB; 218 download)
Ketersediaan
  • Perpustakaan Pusat (Semanggi)
    • Nomor Panggil: FTI-277
    • Non-tandon: tidak ada
    • Tandon: 1
 Lihat Detail Induk
Abstract
Suatu industri sangat membutuhkan sistem pengendalian kualitas terhadap produknya dalam menjalankan proses produksinya agar produk yang dihasilkan dapat bersaing di pasar yang dituju. PT. Argo Pantes Tbk Tangerang adalah salah satu produsen kain tekstil yang melakukan usaha pabrikasinya di Indonesia. Perusahaan ini berusaha untuk menjadi salah satu produsen kain tekstil terbesar yang dapat memasok hasil produksinya ke Negara-Negara tujuan ekspor. Oleh karena itu PT. Argo Pantes Tbk Tangerang berupaya untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkannya.
Upaya yang dilakukan adalah dengan cara meminimalisasi dan peniadaan jumlah kecacatan yang sering timbul pada produk benang. Statistical Process Control (SPC) merupakan alat yang berguna untuk mengontrol produk maupun proses produksinya agar tetap berada didalam batas spesifikasi yang telah ada. Metode yang digunakan adalah Multivariate dan Univariate. Multivariate adalah metode SPC yang berguna untuk menghitung dua jenis karakteristik kecacatan. Sedangkan pada Univariate hanya menghitung dengan menggunakan satu jenis karakteristik kecacatan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis kecacatan variabel yang sering muncul pada proses produksi benang; mengidentifikasi keterkendalian proses produksi benang; membandingkan peta kendali Multivariate dan univariate; serta memberikan usulan bagi pihak perusahaan.Langkah pertama yang akan dilakukan adalah dengan membuat diagram pareto, yang hasilnya menunjukkan bahwa karakteristik kecacatan yang paling dominant pertama adalah karakteristik kekuatan tarik benang dengan nilai persentase sebesar 42.59%, sedangkan karakteristik kecacatan dominant yang kedua adalah karakteristik diameter gulungan benang dengan nilai persentase sebesar 35.19%. Kedua buah karakteristik kecacatan tersebut mempunyai hubungan yang sangat kuat, hal tersebut ditandai dengan hasil pengolahan data melalui SPSS versi 13 dan hasil perhitungan koefisien korelasi (r = 0.90). Oleh karena itu, dilakukan analisa secara Multivariate, dimana pengontrolannya dengan menggunakan diagram ellips.Bedasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan diagram ellips, peta kendali X-bar dan R terdapat satu buah data yang out of control, sehingga dapata dikatakan bahwa proses produksi tidak terkendali secara statistic. Hasil yang ditunjukkan dari diagram ellips adalah terdapat lima buah data yang out of control. Dengan demikian wilayah kendali pada diagram ellips lebih ketat serta lebih memusat pada nilai tengah sampelnya. Hal tersebut berarti estimasi sampel terhadap populasi mendekati nilai sebenarnya.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.375 second(s)