Anda belum login :: 13 Jul 2024 17:34 WIB
Detail
ArtikelFenomena Perilaku "Attention Deficit Hiperactivity Disorder" (ADHD) Pada Usia Kanak- Kanak Awal (4-6 Tahun) di TK Dan SD Kelas I, Majelis Pendidikan Katolik (MPK) Keuskupan Agung Jakarta (KAJ)  
Oleh: Widjaja, Anny E. L. ; Wanei, Gerda K. ; Sudarnoto, Laura Francisca Neneng
Jenis: Article from Journal - ilmiah nasional - tidak terakreditasi DIKTI - atma jaya
Dalam koleksi: Psiko-Edukasi: Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Konseling vol. 2 no. 1 (May 2004), page 17-33.
Topik: Attention Deficit Hiperactivity Disorder; Early Childhood; ADHD; Kanak-Kanak Awal; Hiperaktif; Pendidikan Katolik
Fulltext: Gerda Wanei_Laura Sudarnoto_Anny Widjaja.pdf (2.46MB)
Ketersediaan
  • Perpustakaan Pusat (Semanggi)
    • Nomor Panggil: PP51.1
    • Non-tandon: 1 (dapat dipinjam: 0)
    • Tandon: tidak ada
    Lihat Detail Induk
  • Perpustakaan PKPM
    • Nomor Panggil: J77
    • Non-tandon: 1 (dapat dipinjam: 0)
    • Tandon: tidak ada
    Lihat Detail Induk
Isi artikelUsia kanak-kanak awal (4-6 tahun) merupakan usia paling penting yang perlu dicermati secara pedagogis-psikologis oleh setiap pendidik. Orang tua maupun guru jangan semena-mena memberi stigma kepada anak usia kanak-kanak awal, sebagai anak sulit konsentrasi dan sulit duduk diam. Anak tersebut belun tentyu mengalami Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH/ADHD). Gangguan GPPH?ADHD menimbulkan kelainan perilaku, seperti aspek-emosional maupun kognitif. Anak yang sulit menata emosional dan sulit konsentrasi termasuk kelompok GPPH/ADHD. Hasil penelitian menunjukkan anak TK dan SD kelas I yang mempunyai kecenderungan perilaku yang mengarah pada ADHD hanya sedikit jumlahnya, namun anak perlu mendapat perhatian serius dari konselor sekolah, guru, maupun orang tua.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Kembali
design
 
Process time: 0.03125 second(s)