Anda belum login :: 25 Feb 2024 11:49 WIB
Detail
ArtikelFormulasi dan Uji Penetrasi In Vitro Sediaan Gel Transfersom Mengandung Kofein sebagai Antiselulit  
Oleh: Sugiyati, Rini ; Iskandarsyah ; Djajadisastra, Joshita
Jenis: Article from Journal - ilmiah nasional - terakreditasi DIKTI
Dalam koleksi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia vol. 13 no. 2 (Sep. 2015), page 131-136.
Topik: Kofein; Gel; Transfersom; Penetrasi; Sel Difusi Franz; Antiselulit; Transfersome; Penetration; Franz Diffusion Cell; Anticellulite; Caffeine
Fulltext: J27 v13 n2 p131 kelik2016.pdf (307.8KB)
Ketersediaan
  • Perpustakaan FK
    • Nomor Panggil: J27.K
    • Non-tandon: 1 (dapat dipinjam: 0)
    • Tandon: tidak ada
    Lihat Detail Induk
Isi artikelTransfersom merupakan vesikel nano yang bersifat deformabel sehingga mampu berpenetrasi sampai ke lapisan kulit yang lebih dalam. Kofein memiliki khasiat sebagai antiselulit. Penelitian ini bertujuan untuk formulasi dan mengetahui kemampuan daya penetrasi gel transfersom kofein dibandingkan dengan gel kofein tanpa transfersom. Empat formula transfersom dibuat dengan konsentrasi kofein yang berbeda (1; 2; 3; 5%) menggunakan metode hidrasi lapis tipis. Suspensi formula 4 dengan ukuran partikel 202,35 nm, indeks polidipersitas 0,1090 dan efisiensi jerapan 58,91% dipilih untuk sediaan gel. Uji penetrasi dilakukan secara in vitro dengan sel difusi Franz. Hasil yang diperoleh adalah jumlah kumulatif kofein yang terpenetrasi dari gel transfersom lebih tinggi yaitu 1218,34+358,71 µg cm-2, persentase jumlah kumulatif 8,53+2,55% dan fluks 360,91+86,50 µg cm-2 jam-1. Sementara gel kofein tanpa transfersom memiliki jumlah kumulatif terpenetrasi 369,29+231,57 µg cm-2, persentase jumlah kumulatif 2,61+1,37% dan fluks 70,96+73,39 µg cm-2 jam-1. Dapat disimpulkan bahwa gel transfersom kofein menghasilkan daya penetrasi yang lebih baik dibandingkan gel kofein tanpa transfersom.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Kembali
design
 
Process time: 0.03125 second(s)