Anda belum login :: 25 Apr 2024 17:56 WIB
Detail
ArtikelANALISIS ERGONOMI MAKRO TERHADAP TINGKAT PRODUKTIVITAS PEKERJA  
Oleh: Gitaya, Visita Dian ; Soepardi, Apriani ; Berlianty, Intan
Jenis: Article from Proceeding
Dalam koleksi: Industrial Engineering Conference (IEC) Yogyakarta, 6 Desember 2014: Peran Teknik Industri dalam Pemberdayaan Industri Kecil dan Menengah untuk Mendukung Ketahanan dan Kemandirian Perekonomian Bangsa, page III 1-15.
Topik: Ergonomi Makro; Produktivitas; Sistem Dinamis
Fulltext: 3. Apriani Soepardi.pdf (710.58KB)
Isi artikelIndustri kerajinan perak merupakan salah satu kerajinan asli Indonesia yang saat ini tengah diminati banyak masyarakat lokal maupun mancanegara. Kota Yogyakarta menjadi salah satu pusat kerajinan perak yang saat ini sangat terkenal. Selain kota Yogyakarta, di daerah Gunungkidu terdapat pusat kerajinan perak yang berada di Dusun Blekonang, Kabupaten Gunungkidul. Kerajinan perak di Blekonang tidak kalah unik dan banyaknya pilihan motif yang menarik membuat para peminat kerajinan perak semakin banyak. Dari banyaknya peminat, maka perlu adanya peningkatan produktivitas agar permintaan dapat terpenuhi. Tetapi dalam kenyataannya peningkatan produktivitas tidak bersamaan dengan adanya kepedulian pemilik UKM perak terhadap proses yang berlangsung, terutama peningkatan sistem kerja yang ada ditempat produksi. Untuk mengkaji permasalahan diatas, maka dilakukan analisis sistem menggunakan metode ergonomi makro dengan pendekatan sistem dinamis. Dari hasil pengolahan kuisioner didapat variabel yang mempengaruhi jumlah produk yang dihasilkan dan profit adalah kondisi lingkungan fisik. Setelah simulasi dibuat dan validasi dilakukan, diketahui bahwa simulasi jumlah produk yang dihasilkan dan profit sesuai dengan kondisi nyata. Pada simulasi ini dibuat dua skenario yaitu skenario sebelum perbaikan dan setelah perbaikan lingkungan fisik dan adanya investasi ergonomi. Dari skenario 1 didapatkan bahwa jumlah produk yang dihasilkan dapat mencukupi permintaan, total profit yang didapatpun mengalami kenaikan dari tahun ke tahun tanpa adanya penurunan, dan produktivitas pada skenario 1 sebesar 24%. Untuk skenario 2 didapat jumlah produksi lebih meningkat dari skenario 1, tetapi untuk total profit yang didapat mengalami penurunan selama 4 tahun karena adanya biaya investasi ergonomi dan perbaikan yang dikeluarkan pemilik UKM, dan produktivitas pada skenario 2 mengalami peningkatan 1% menjadi 25%. Skenario terbaik yang dipilih adalah skenario 2 yaitu dengan melakukan perbaikan dan investasi ergonomi dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja dan pemilik UKM.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Kembali
design
 
Process time: 0.015625 second(s)