Anda belum login :: 20 May 2022 14:39 WIB
Detail
ArtikelAplikasi Kesantuan Berbahasa Dalam Syair Abdul Muluk  
Oleh: Alwi, Zahra ; Mulyani, Sri Saraswati
Jenis: Article from Proceeding
Dalam koleksi: KOLITA 11: Konferensi Linguistik Tahunan Atma Jaya Kesebelas, Jakarta,1-2 Mei 2013, page 237-242.
Topik: aplikasi; kesantunan bahasa; syair Abdul Muluk
Fulltext: APLIKASI KESANTUNAN BERBAHASA.pdf (2.17MB)
Ketersediaan
  • Perpustakaan PKBB
    • Nomor Panggil: 406 KLA 11
    • Non-tandon: 1 (dapat dipinjam: 0)
    • Tandon: 1
    Lihat Detail Induk
Isi artikelSetiap kelompok etnis, suku bangsa, memiliki karya sastra lama. Salah satu bentuk sastra Melayu lama yaitu Syair Abdul Muluk (SAM). SAM mencerminkan nilai-nilai budaya Melayu yang beraneka ragam, merupakan salah satu khazanah sastra daerah yang harus terus dipelihara dan dikembangkan agar dapat memperkaya kebudayaan bangsa. SAM berupa hikayat berbentuk syair, secara naratif dan dramatik (adanya dialog-dialog) sebanyak 1819 bait, ditulis dalam huruf Arab Melayu. Dikatakan oleh Gubernur Sumsel (Detik.com.12-11-2012), SAM sebagai khazanah budaya Sumatera Selatan telah didaftarkan ke Unesco. Sebagai upaya pengkajian bahasa dalam karya sastra lama, penulis telah melakukan analisis terhadap SAM, bagaimanakah aplikasi kesantunan bahasa yang terdapat dalam SAM. pengkajian telah dilakukan dengan memanfaatkan teori Mushlich dan teori Leech. Analisis data menggunakan teknik padan dengan daya pilah pragmatis. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagai karya sastra lama SAM memelihara penggunaan bahasa yang santun, memiliki seluruh maksim kesantunan dan prinsip kesantunan. Oleh karena itu, SAM dapat dimanfaatkan juga dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Kembali
design
 
Process time: 0.03125 second(s)