Anda belum login :: 14 Jul 2024 07:41 WIB
Detail
ArtikelFaktor Risiko Awitan Dini pada Neonatus  
Oleh: Kristina, K Astrid ; Lintang, K Siti ; Ida, RVC Brigitta ; Sulistijono, Eko
Jenis: Article from Journal - ilmiah nasional
Dalam koleksi: Jurnal Kedokteran Brawijaya vol. 27 no. 04 (Aug. 2013), page 232-235.
Topik: Faktor risiko; ibu; janin; spesis awitan dini
Ketersediaan
  • Perpustakaan FK
    • Nomor Panggil: J34.K
    • Non-tandon: 1 (dapat dipinjam: 0)
    • Tandon: tidak ada
    Lihat Detail Induk
Isi artikelFaktor risiko maternal pada sepsis neonatal adalah ketuban pecah dini (KPD), deman pada ibu dua minggu sebelum kelhiran, cairan mekoneal yang bau dan oersalinan dengan tindakan, sedang faktor risiko pada janin adalah berat lahir, usia kehamilan dan sor apgar. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikaso prevalensi, karateristik dan hubungan antar faktor risiko maternal dan fetus dengan terjadinya sepsisawitan dini. Strudi dilakukan pada juli hingga Desember 2008 dengan menggunakan data rekam medis pasien yang memenuhi kriteria. Data faktor risiko ibu dan janin dianalisis dengan uji Chi-square.Hasil menujukkan bahwa dari 69 pasien yang memenuhi kriteria didaptkan 45 pasien yang terbukti sepsis, dan 24 pasien yang meskipun menujukkan hubungan signifikan adalah ketuban pecah dini (p=0,017, OR=3,466) dan faktor risiko janin adalah berat lahir rendah (p=0,034, OR=7,441) dan skor apgar menit pertama <7 (p<0,001);OR=9,1), Dapat disimpilkan bahwa ketuban pecah dini, berat lahir yang rendah serta skor apgar<7 meningkatkan risiko terjadi sepsis awitan dini pada neonates.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Kembali
design
 
Process time: 0.03125 second(s)