Anda belum login :: 22 Jul 2024 21:50 WIB
Detail
BukuKongres bahasa Indonesia V menjunjung bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dalam konteks pembangunan
Bibliografi
Author: Sitanggang, S.R.H. (Editor); Yundiafi, Siti Zahra (Editor); Tasai, S. Amran (Editor)
Topik: INDONESIAN LANGUAGE - CONGRESSES
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 1991    
Jenis: Proceeding
Ketersediaan
  • Perpustakaan PKBB
    • Nomor Panggil: 406 KON 5
    • Non-tandon: tidak ada
    • Tandon: 1
 Lihat Detail Induk
Artikel dalam koleksi ini
  1. Peranan bahasa Indonesia dalam pembinaan generasi muda, halaman 41-50
  2. Sikap bahasa yang bertalian dengan usaha pengembangan dan pembinaan bahasa, halaman 51-58
  3. Peranan bahasa dalam mengungkapkan konsep-konsep pembangunan, halaman 59-70
  4. Membina bahasa komunikasi, halaman 71-86
  5. Beberapa catatan perihal bahasa Indonesia dan daya penalaran, halaman 87-93
  6. Peningkatan komunikasi yang efektif dengan bahasa Indonesia untuk tujuan pembangunan nasional, halaman 94-105
  7. Bahasa Indonesia sebagai sarana untuk menciptakan tertib hukum dalam masyarakat, halaman 106-119
  8. Bahasa Indonesia dalam tugas penyelenggaraan pemerintahan, halaman 121-130
  9. Peranan bahasa Indonesia dalam menumbuhkan kemerataan kesejahteraan rakyat, halaman 131-137
  10. Pengajaran bahasa Sunda pada berbagai jenis dan jenjang pendidikan, halaman 138-156
  11. Upaya pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia sarana penunjang yang perlu ditunjang, halaman 157-176
  12. Kerja sama kebahasaan dalam dan luar negeri, halaman 177-179
  13. Sekolah dan perencanaan bahasa di Indonesia, halaman 180-193
  14. Masalah dan kendala pengajaran bahasa Indonesia di sekolah menengah suatu tinjauan dari segi pengembangan kurikulum dan penulisan buku, halaman 194-212
  15. Peranan pendidikan luar sekolah dalam perkembangan bahasa Indonesia, halaman 213-228
  16. Pengajaran bahasa daerah pengamatan sepintas, halaman 229-247
  17. Aspek kajian penentuan Garis Haluan Pengajaran Bahasa Asing di Indonesia beberapa masalah dan langkah nyata, halaman 248-264
  18. Sumber daya manusia dalam pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia, halaman 265-273
  19. Pengajaran bahasa Indonesia di sekolah gramatika atau komunikasi?, halaman 274-286
  20. Pengajaran bahasa asing kembali ke penerjemahan?, halaman 287-302
  21. Sarana penunjang pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia, halaman 303-310
  22. Bahan pengajaran bahasa Indonesia dalam kurikulum 1984, halaman 311-334
  23. Bahasa figuratif dalam puisi dan rumah penyair, halaman 335-349
  24. Beberapa masalah unsur serapan dalam bahasa Indonesia, halaman 350-360
  25. Konstruksi kreatif kalimat tanya bahasa Indonesia anak usia prasekolah, halaman 361-388
  26. Beberapa aspek sosiolinguistik dalam pengajaran bahasa, halaman 389-403
  27. Konstruksi "pasif" bahasa Indonesia, halaman 404-428
  28. Pelesapan subjek dalam bahasa Indonesia, halaman 429-448
  29. Bahasa dan kreativitas, halaman 449-457
  30. Relasi semantik sinonimik dan hiponikmik kata-kata bahasa Indonesia, halaman 458-470
  31. Bahasa Indonesia dan sistem penerjemahan dengan komputer, halaman 471-492
  32. Adverbial performatif pada kalimat imperatif, halaman 493-515
  33. Masalah sintaksis dan semantis "akan", "dapat", dan "bisa", halaman 516-533
  34. Sumbangan bahasa daerah terhadap perkembangan bahasa Indonesia, halaman 534-549
  35. Buku teks di bidang ilmu dan teknologi, halaman 550-570
  36. Makna hubungan proposisi dalam teks bahasa Indonesia, halaman 571-586
  37. Bahasa dan penalaran sebuah tinjauan filosofis kemungkinan berpikir kritis dengan bahasa Indonesia, halaman 587-604
  38. Penyusunan kamus Sunda-Inggris, halaman 605-620
  39. Berbagai masalah pengajaran bahasa Indonesia di sekolah kita, halaman 621-634
  40. Seni menulis kreatif , halaman 635-655
  41. Pembinaan bahasa Indonesia di luar negeri sebagai bagian dari upaya diplomasi kebudayaan sebuah pengalaman dari republik federal Jerman(1983-1987), halaman 656-668
  42. Masalah penelitian dan penelitian kebahasaan, halaman 669-683
  43. Penelitian bahasa Indonesia di dalam negeri kiprahnya dan prospeksnya (sebuah refleksi dan tinjauan selayang), halaman 684-694
  44. Alih bahasa kita, halaman 695-716
  45. Pemanfaatan potensi unsur-unsur bahasa daerah dalam pengajaran bahasa Indonesia, halaman 717-738
  46. Pengajaran bahasa dan sastra Indonesia di daerah-daerah pinggiran, halaman 739-754
  47. Sastra Indonesia dan sastra daerah, halaman 755-766
  48. Teater, film, dan bahasa Indonesia, halaman 767-778
  49. Tumpang tindih kode ucap sastra kita, halaman 779-788
  50. Romantika sastra kita, halaman 789-804
  51. Penelitian sastra Bugis di Sulawesi Selatan, halaman 805-810
  52. Konflik konsep estetika novel-novel pengarang Minangkabau, halaman 811-836
  53. Bahasa Indonesia dalam teater dan film, halaman 837-860
  54. Pengembangan dimensi kreativitas dalam pengajaran sastra, halaman 861-872
  55. Masalah pemasyarakatan sastra di Indonesia, halaman 873-886
  56. Perkembangan kesusastraan Indonesia, teori, dan kritik sastra yang relevan, halaman 887-900
  57. Usaha ke arah pengembangan penelitian sastra, halaman 901-916
  58. Perencanaan pengembangan dan pembinaan sastra suatu pemikiran awal, halaman 917-940
  59. Penelitian sastra Indonesia, halaman 941-957
  60. Wawasan pengajaran sastra Indonesia, halaman 958-967
  61. "Aku cinta bahasa Indonesia" tidak sama dengan 'Aku cinta bahasa Indonesia' karya sastra dalam pengajaran bahasa, halaman 968-985
  62. Mengatasi gejala kekosongan hidup sastra, halaman 986-996
  63. Sastra Indonesia sebagai "sastra pemersatu" sastra daerah, halaman 997-1014
  64. Kedua kumpulan cerita pendek Danarto dialog antara dunia nyata dan tidak nyata, halaman 1015-1032
  65. Bahasa Indonesia sebagai faktor dalam pengembangan ilmu dan teknologi di Indonesia, halaman 120

 Edit Artikel
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.234375 second(s)