Anda belum login :: 07 Jul 2022 19:44 WIB
Detail
BukuKIMLI 2014: Kongres International Masyarakat Linguistik Indonesia, Bandar Lampung, 19-22 Februari 2014: Peran Bahasa Ibu dan Bahasa Nasional dalam Pengembangan Potensi Penutur Bahasa
Bibliografi
Author: [s.n]
Topik: Linguistics
Bahasa: (ID )    ISBN: 978-602-17161-1-3    
Penerbit: Masyarakat Linguistik Indonesia dan Universitas Lampung     Tahun Terbit: 2014    
Jenis: Proceeding
Fulltext: Cover.pdf (15.27MB; 25 download)
Ketersediaan
  • Perpustakaan PKBB
    • Nomor Panggil: 406 MLI 2014
    • Non-tandon: tidak ada
    • Tandon: 2
 Lihat Detail Induk
Artikel dalam koleksi ini
  1. Juara Satu dan Dua: Membandingkan Situasi Kebahasaan di Indonesia dan Papua Nugini, halaman 2-6
  2. Mother Language of Indonesian Children: A Snapshot of Maintenance of Javanese in Gunung Kidul, halaman 8-11
  3. Assessing the impact of Indonesian on the maintenance of Local Languages, halaman 13-17
  4. Kesantunan imperatif dalam wacana dialog di televisi, halaman 18-22
  5. Analysing the reliability of functional pragmatic model marking schemes in translation assessment, halaman 24-29
  6. "Kontrovesi Hati" dan "Konspirasi Kemakmuran" ala Vicky Prasetyo, halaman 30-33
  7. The criteria of Papuan Malay slang in Monokwari (Papuan Malay original slang and borrowed dialect slang), halaman 34-35
  8. Pengalihan topik dalam proses penyidikan sebuah strategi pengungkapan informasi, halaman 36-39
  9. Verbal Agreement System in Sentari, halaman 40-43
  10. Satuan-satuan kingual berbahasa Lampung pengungkap prinsip-prinsip hidup masyarakat Lampung, halaman 44-48
  11. Akomodasi Pemakaian Bahasa Jual-Beli di Pasar Tradisional Kawasan Pecinan Kota Semarang, halaman 50-55
  12. Bahasa Daerah dalam Menjemput Waktu Meretas Masa: Kasus Bahasa Sunda, halaman 56-58
  13. Pergeseran bahasa daerah di kota Bandar Lampung, halaman 59-62
  14. Menguak pencitraan dan ideologi koran dalam pemberitaan mudik 2013: Tinjauan analisis wacana kritis, halaman 63-67
  15. Indonesian as Language of identity in interaction of Indonesian University Students: A Sociolinguistic Outlook on an Academic GroupDiscussion, halaman 68-72
  16. Conceptualized verbs in Indonesian, halaman 73-76
  17. Building Trust and Credebility: The Rhetorics of Positive Self Imagine in the Advertorials of Garuda Indonesia, halaman 77-81
  18. Pemerolehan bahasa Kreole anak balita yang merepresentasikan nilai-nilai warisan leluhur lokal Bengkulu, halaman 82-87
  19. Penggalian nilai kesantunan berbahasa dalam kebudayaan Minangkabau, halaman 88-91
  20. Analisis wacana humor pada stiker di kendaraan, halaman 92-96
  21. The representation of youth in Pocari Sweat television advertisements, halaman 97-101
  22. Mungkinkah terjadi pergeseran bahasa ibu? sebuah kajian struktur dan tekstur teks sebagai penentu kekuatan kemampuan berbahasa dwibahasawan Bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia, halaman 102-105
  23. Tantangan leksikografi terhadap bahasa-bahasa minoritas di Indonesia: kasus Bahasa Lisabata, halaman 106-112
  24. Idiom bahasa Jawa : upaya melestarikan budaya Jawa menghadapi budaya asing , halaman 113-117
  25. Analisis linguistik untuk keadilan kasus penyiapan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh polisi , halaman 118-122
  26. Strategi kesantunan kritik dalam masyarakat budaya Jawa Matraman: Sebuah kajian pemberdayaan fungsi bahasa sebagai sarana kontrol sosial, halaman 123-127
  27. Sundanese Nasal Substitution, halaman 128-131
  28. Sinergitas peran Bahasa Ibu dan Bahasa Indonesia dalam pengembangan intelegensi linguistik penutur: Mengapresiasi kelokalan dalam bingkai kenasionalan, halaman 133-137
  29. Penanda kala dalam Verba Bahasa Kamaro Dialek Nawuaripi, halaman 138-143
  30. Kesepadanan makna peribahasa bersumber nama binatang dalam Bahasa Indonesia dan berbagai bahasa daerah (Suatu kajian etnosemantik), halaman 144-148
  31. Aksebilitas Perelatifan Bahasa Indonesia dengan Penanda Relatif yang, halaman 150-154
  32. Indonesian Overseas: Reviewing the Sociocultural Aspects of Linguistics Attitudes toward National Language, halaman 155-156
  33. Ungkapan Piil Pesengiri sebagai pilar berisi falsafah hidup orang Lampung , halaman 157-159
  34. Rekonstruksi dan refleksi teks puisi Rendra dalam memotret bahasa dan kekuasaan (analisis wacana kritis), halaman 161-164
  35. Metaphorical profiles of five Indonesian quasi-synonyms of ANGER: Multiple distinctive collexeme analysis, halaman 165-170
  36. Model terapi wicara untuk penderita gangguan berbicara kasus afasia pada orang dewasa dan difasia pada anak , halaman 171-174
  37. Pengakuan dan etnisitas: Strategi kesantunan dalam Bahasa Bugis, halaman 175-179
  38. Rekonstruksi Proto Kelompok Bahasa Gorontalo, halaman 180-183
  39. "Bentuk hormat" dialek Bahasa Bali Aga dalam konteks agama, halaman 184-187
  40. "Bahasa Pasambahan" in Minangkabaunese: Politeness strategy or stylistic language?, halaman 188-192
  41. Plesetan dalam Bahasa Jawa, halaman 192-198
  42. Papua dalam jejaring Bahasa Kekuasaan: Studi kasus UU otonomi khusus Papua, halaman 199-202
  43. The explixation and configuration of Balinese cultural script meanings, halaman 203-208
  44. Metafora spesifik emosi Bahasa Indonesia: Kajian Linguistik Korpus, halaman 209-213
  45. Konstruksi lingual wacana pariwisata di media cetak nasional, halaman 214-219
  46. Penetapan bentuk fonologis dari bunyi yang beralternasi : satu aspek terpenting dalam sistem tata bahasa, halaman 220-224
  47. Style Bahasa Jokowi dan Ahok dalam berkomunikasi dengan pedagang kaki lima Tanah Abang, halaman 225-227
  48. Javanese and problem in the analysis of adversative passive, halaman 228-231
  49. Sikap Bahasa Mahasiswa FPBS UPI dan STKIP Subang terhadap Bahasa Sunda, halaman 232-236
  50. Dokumentasi dan Deskripsi Bahasa Retta sebagai Bahasa Ibu di Pulau Pura serta Hubungan kekerabatannya dengan Bahasa Blagar dan Pura Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur, halaman 237-240
  51. Pembelajaran aktif untuk mengembangkan kemampuan pedagogik dalam pembelajaran berbicara, halaman 241-243
  52. Pendidikan Bahasa bagi para Penutur Profesional Hukum, halaman 245-249
  53. Personal pronouns of Dhao in Eastern Indonesia, halaman 250-254
  54. Permainan kata-kata dalam wacana politik sebagai wahana meraih kekuasaan, halaman 255-260
  55. Perlunya isu kebertahanan dalam usaha pencagaran bahasa, halaman 261-263
  56. Panorama Inclusive Education In Timor Leste, halaman 262-263
  57. Spilt-s and Fluid-s in Minangkabaunese: A preliminary Typological study, halaman 264-267
  58. Acquiring English at the expense of Bahasa Indonesia?, halaman 268-269
  59. Keberadaan kalimat pasif zero dalam pembagian kalimat pasif Bahasa Indonesia, halaman 270-273
  60. Konstruksi Morfologi Bahasa Makasar: Suatu tinjauan pencirian kata majemuk, halaman 274-279
  61. Inovasi leksikal eksternal pada Bahasa Lampung-Cikoneng di Kecamatan Anyar, halaman 280-283
  62. Kajian Sosiolinguistik pemakaian Bahasa Jawa sebagai Bahasa Ibu dalam pembelajaran pada Sekolah Dasar di kota Surakarta, halaman 284-289
  63. Lagu langganan Jawa "Caping Gunung" dan "Nusul" karya Gesang ditinjau dari komunikasi linguistik model non-literal, halaman 290-293
  64. Ancangan model pembinaan, pengembangan, dan pelestarian bahasa-bahasa daerah di Sulawesi Selatan dari ancaman kepunahan, halaman 294-299
  65. Peran Bahasa Ibu dan Bahasa Nasional dalam pembinaan dan pengembangan potensi penutur bahasa dalam berbagai konteks tuturan masyarakat di Pacitan, Jawa Timur, halaman 300-305
  66. Bahasa Pariwisata dalam Dimensi Ideologis, Sosiologis, dan Biologis: Sebuah Perspektif Ekolinguistik dan Pariwisata, halaman 306-310
  67. Pemertahanan honorifik HI bagi penutur Bahasa Bugis di Tala Pangkep Sulawesi Selatan, halaman 311-314
  68. Allah atau Alloh? Menyoal transiliterasi Aksara Arab ke Aksara Latin dari Perspektif fonetik artikulatoris pada Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia, halaman 315-319
  69. Konsep Maung dalam Bahasa Sunda: Studi Antropolinguistik terhadap penggunaan Leksikon Maung di dalam Bahasa Sunda, halaman 320-324
  70. Cerminan Nilai Pendidikan Lingkungan Hidup dalam Leksikon Etnobotani: Kajian Etnopedagogi di Kampung Naga, Kabupaten Tasikmalaya, halaman 325-329
  71. Deskripsi Struktur Frasa Bahasa Kodeaha, halaman 330-335
  72. Semivowelization and Alveolarization in Kui Language, halaman 336-339
  73. Dampak Tindak Tutur Suami dalam Keluarga Berdasarkan Perspektif Sosiologis perempuan, halaman 340-343
  74. Phonology of Bengkulu Malay Language, halaman 344-348
  75. Fonologi bahasa Melayu Bengkulu, halaman 344-348
  76. Memartabatkan Bangsa Melalui Penggunaan Bahasa Media Massa yang Santun dan Logis, halaman 349-353
  77. Tipologi Struktur Predikasi Adjektiva Bahasa Indonesia, halaman 354-357
  78. Struktur predikasi adjektiva Bahasa Indonesia, halaman 354-357
  79. Speech Levels in Javanese of Tegal, halaman 358-362
  80. Cultural Values of "New Metaphors" in Minangkabaunese: How do they functionally work today?, halaman 363-366
  81. Perilaku Morfosintaksis Bahasa Bugis, halaman 367-370
  82. Perubahan Makna Kata penggolong Benda dalam Bahasa Indonesia, halaman 372-374
  83. Integrasi Peristiwa dalam Konstruksi Verba Beruntun Bahasa Bali, halaman 376-380
  84. Pemertahanan Bahasa Ibu: Sebuah Model pada Destinasi Wisata Internasional di Bali, halaman 381-386
  85. Bentuk-bentuk Pujian dalam Ujian Doktor Terbuka: Kajian pragmatik Bahasa Indonesia ragam lisan formal, halaman 387-390
  86. Pemaknaan Pamali dalam Masyarakat Sunda, halaman 391-396
  87. Naturalization of Ideology by Means of Presupposition in Javanese Pop Songs, halaman 397-402
  88. Pemertahanan Bahasa Kui di Alor, Nusa Tenggara Timur Berbasis Ekologi Bahasa, halaman 403-407
  89. Minangkabau and English Proverbs: How value is constructed in the two languages, halaman 408-412
  90. Cangkriman in Javanese Language: A brief view of its forms and functions, halaman 413-417
  91. Generative Morphology theory: A basic method of applying translation procedures, halaman 418-423
  92. Machine Readable Grammar for Optimizing Automatic Retrieval in Text Corpus: A comparison of regular expression and local grammar graph, halaman 424-428
  93. Strategi Pertanyaan Penyidik dan Implikasinya untuk Pengungkapan Kebenran, halaman 429-433
  94. FB, Madu, Da'I dan Wahid: Pertarungan kekuasaan bahasa, halaman 434-439
  95. Aesthetic Values reflected in Minangkabaunese Proverbs, halaman 440-444
  96. Sociolinguistic Situation of Kerinci Language Spoken in Central Part of Jambi: A sociolinguistic survey of community based, halaman 445-449
  97. Diskrepansi informasi dalam berita acara penyidikan (BAP) polisi : sebuah studi kasus tingkat akurasi BAP polisi di Indonesia , halaman 450-454
  98. Perilaku sintaktis Konstituen Negatif Paduan (KNP) “tanpa” dalam Bahasa Indonesia , halaman 455-460
  99. Bahasa demo orasi, halaman 461-466
  100. Pemanfaatan Lenong Betawi sebagai wahana pelestarian Bahasa Ibu (Betawi): Kasus berkembangnya Bahasa Alay dalam ranah Bahasa remaja di Jakarta, halaman 467-471
  101. Bahasa dan Kekuasaan: Antara bahasa, moral dan hukum dalam pemilihan Walikota Kediri 2013, halaman 472-478
  102. Lagu-lagu Daerah di Sulawesi Utara Sebagai Pesan Damai bagi Masyarakatnya, halaman 479-482
  103. Types and forms of euphemism used in Minagkabaunese , halaman 483-487
  104. The Use of Hedges and Boosters as Rhetorical Devices in the Construction of Speeches, halaman 488-492
  105. Being Engrossed in "Monolingual Stupidity" and "Subtractive Fallacy": Does one's native tongue still matter?, halaman 493-496
  106. Pengembangan Potensi Penutur Bahasa Indonesia Melalui kesantunan Berbahasa, halaman 498-502
  107. Pertempuran Inggris-Indonesia Merebut Perhatian di Sepanjang Jalan Sigura-gura, halaman 503-507
  108. Varian Kegramatikaian Kalimat dalam Teks Naratif dan Teks Argumentatif Siswa Kelas Tinggi di Sekolah Dasar Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah, halaman 508-512
  109. Pembinaan, Pengembangan, dan Pelestarian Bahasa Jawa Melalui "Temu Dalang Bocah Nusantara", halaman 513-517
  110. Pemeliharaan Bahasa Cirebon sebagai Bahasa Ibu Komunitas Masyrakat Cirebon, di Pulau Pasaran Teluk Betung, Bandar Lampung, halaman 518-523
  111. Pola Akronim dalam Bahasa Indonesia, halaman 524-529
  112. Dimensi Alam dan Mata Angin sebagai Ruang Budaya dalam Masyarakat Bima: Kajian Konsep Ruang dalam Ungkapan verbal Bahasa Bima, halaman 530-533
  113. Representasi Kekuasaan dalam Wacana Surat Pembaca, halaman 534-538
  114. Which Animal(s) do You Wish to be: A Preliminary Study of Metaphor on Minangkabau Women, halaman 539-543
  115. Ho’in Hoka’ Wekin Wolo ceremony as a local wisdom reflection , halaman 544-548
  116. Struktur Peran dalam Klausa Verbal Bitransitif dalam Bahasa Indonesia, halaman 550-553
  117. Struktur Teks dan Hubungan Genre pada Artikel Ilmiah dalam Bahasa Indonesia, halaman 554-559
  118. Hubungan Perilaku Orang Jawa dengan Bahasa Jawa di Kota Surakarta (Studi Kasus Etnolinguistik), halaman 560-562
  119. Does Indirectness Always Constituate Politeness?: A Study on Indonesian Perceptions of Verbal Irony, halaman 563-567
  120. Students' Voice on Instructional Techniques: A case study of beginning and advanced students of English, halaman 568-571
  121. Morphological Variation in Minangkabau: A description of Bo-in Tapus, halaman 572-575
  122. Metaphorical Expression of Anger in Minangkabau, halaman 576-580
  123. Konsep Diri dan Kerabat dalam Kebudayaan Minangkabau, halaman 583-585
  124. Konstruksi Predikat Bahasa Bima, halaman 586-589
  125. Konflik Suriah dalam Bahasa Media Global: Analisis Wacana Kritis terhadap Pemberitahuan Kebijakan Politik Bashar Al Assad di British Broadcasting Corporation (BBC) dan Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), halaman 590-595
  126. Reformasi Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia, halaman 596-599
  127. Lompatan Makna secara Paradigmatis-Sintagmatis Butir-Butir Leksikal Nonsinonimi Pengganti Leksem Perkosa, halaman 600-603
  128. Ragam Kekariban Penguat Akar Kehidupan Bahasa Ibu Transmigran Bali di Kecematan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, halaman 601-603
  129. Aspects of Linguistic Characteristic in Public Service Advertising, halaman 604-607
  130. Pola singkatan dalam Bahasa Indonesia, halaman 609-613
  131. Mengungkap Budaya Nasional melalui Bahasa : Kategori dan Ekspresi Linguistik Komunitas Masyarakat pendulangan dan Pengrajin Intan Banjar sebagai Cerminan Kearifan Lokal Penuturnya, halaman 614-618
  132. Penguasaan Afikasi Bahasa Lampung Mahasiswa Universitas Lampung (Tinjauan Proses Morfofonemik), halaman 619-623
  133. Leksikon Perkakas Pertanian dalam Bahasa Sunda: Cerminan Pengetahuan Lokal Masyarakat Kampung Naga dalam Bidang Pertanian, halaman 625-628
  134. Sinkretik Linguistik dalam Mantra Kidung Jawa, halaman 629-631
  135. Analisis Peningkatan Kemampuan Berbicara Siswa (Studi Kasus pada SMA Banuhampu Kabupaten Agam), halaman 633-637
  136. Pemanfaatan Radio Swasta di Kota Palembang dalam Pelestarian Budaya: Bahasa Indonesia dan Bahasa Palembang, halaman 638-641
  137. Analisis Metafora pada Novel Aisyah Putri 3: Mr. Penyair, halaman 642-646
  138. Non-dominant and National Languages in Southeast Asian Education, halaman 1
  139. Demonstrative and Directional Verbs of Biak, halaman 7
  140. Iconicity in Javanese, halaman 12
  141. Menguji objektivitas berita KOMPAS, halaman 23
  142. Strategies for interpretation: A case study of Ternate Malay, halaman 49
  143. Methaporical extension or misunderstanding or metaphor? A case study of the novel metaphor: Bahasa adalah penghela ilmu pengetahuan, halaman 49
  144. Akronim dan singkatan dalam Bahasa Indonesia setakat ini, halaman 132
  145. Pelepasan argumen pada klausa koordinatif Bahasa Jawa, halaman 149
  146. Bahasa Ternate dan identitas baru penuturnya, halaman 160
  147. Transitivitas dalam kakawihan barudak (lagu anak-anak) Sunda: Kajian Linguistik sistemik-fungsional, halaman 244
  148. Sastra Profetik dalam Pembekajaran Bahasa Menuju Masyarakat yang Santun dan Berkarakter, halaman 371
  149. Akulturasi Budaya Tionghoa ke dalam Budaya Kecerbonan dalam Leksikon Perbatikan di Kota/Kabupaten Cirebon, Jawa Barat (Perspektif Etnolinguistik), halaman 375
  150. Perubahan Makna leksem dalam Kamus Bahasa Indonesia, halaman 497
  151. Latar Belakang Penelitian dalam Artikel Jurnal Ilmiah: Kajian Linguistik Fungsional, halaman 497
  152. Classification of Malayic in Sumatra: A closer look at Lunangic, halaman 549
  153. Semantic Properties of Bekasi Dialect Reduplication, halaman 581
  154. Endanger Languages in West-Papua Province, halaman 581
  155. Gramatikalisasi pada Kata-kata Tugas Bahasa Sunda, halaman 582
  156. Peran Ibu dalam Pemeratahanan Bahasa (Language Maintenance) Sunda (di Desa Cikahuriopan Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi), halaman 608
  157. Kata Tanya dalam Interogatif Retorik Bahasa Indonesia: Kajian sintaksis dan semantis, halaman 632
  158. Kearifan Lokal dalam Bahasa dan Budaya Jawa Orang Samin di Kabupaten Blora (Kajian Etnolinguistik), halaman 632

 Edit Artikel
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.1875 second(s)