Anda belum login :: 02 Dec 2022 08:46 WIB
Detail
ArtikelKomodifikasi Pengguna Layanan Mesin Pencari dan Media Sosial di Internet  
Oleh: Hidayat, Dadang Rahmat
Jenis: Article from Journal - ilmiah nasional - terakreditasi DIKTI
Dalam koleksi: Jurnal Penelitian Pos dan Informatika vol. 4 no. 2 (Dec. 2014), page 97-105.
Topik: siaran hiburan; televisi; literasi masyarakat
Fulltext: 26-45-1-SM_Ros.pdf (869.22KB)
Isi artikelSaat ini para pengguna media dan layanan berbasis Internet dibius oleh ilusi kebebasan berekspresi dan kemudahan komunikasi melalui berbagai layanan berbasis “user generated content”, namun sesungguhnya mereka menukar hak akses terhadap berbagai layanan tersebut dengan hilangnya privasi terhadap data-data pribadi. Privasi dan kebebasan berekspresi di ruang maya kini telah menjadi komoditas yang memiliki nilai ekonomi bagi kapitaliskapitalis jenis baru di ruang maya. Struktur industri komunikasi yang kini merambah pula media baru, yaitu media-media yang menggunakan Internet sebagai saluran distribusinya, mengalami perubahan cara pandang dan strategi dalam melakukan akumulasi modal. Melalui perantaraan teknologi informasi dan komunikasi moderen, para pemodal kini dapat melakukan kustomasi produk yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik individu. Untuk itu informasi mengenai jati diri pada level individu menjadi aset yang berharga bagi para pemodal. Institusi-institusi bisnis media dan layanan online kemudian menjadikan informasi mengenai karakteristik pengguna di level individu sebagai komoditas, selain akses untuk menjangkau para pengguna tadi. Kajian ekonomi politik dalam makalah ini berupaya menunjukkan bagaimana kebebasan berekpresi menjadi komoditas yang ditawarkan kepada para pengguna layanan internet, menggantikan konten sebagai pemikat utama bagi audiens media massa konvensional. Sementara itu para pengguna kehilangan privasi dan kendali atas data-data pribadi yang dimilikinya, karena pengelola layanan online menawarkan hal itu kepada para pemodal lain sebagai komoditas. Tulisan ini juga mencoba menunjukkan bahwa para kapitalis layanan online dengan dibantu media-media konvensional, mempromosikan trend untuk menggunakan kebebasan berekpresi, terkoneksi, dan berbagi dengan orang lain melalui layanan-layanan online. Konsep hegemoni digunakan untuk menganalisa mengapa ide mengenai masyarakat yang saling terkoneksi (networked society) diterima sebagai suatu konsekuensi logis dari kemajuan teknologi dan dianggap sebagai suatu kewajaran, walaupun sesungguhnya merupakan bagian dari ideologi kapitalisme.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Kembali
design
 
Process time: 0.015625 second(s)