Anda belum login :: 30 Nov 2022 00:37 WIB
Detail
ArtikelTransformasi cerita wayang dalam novel amba dan pulang  
Oleh: Nurgiyantoro, Burhan
Jenis: Article from Journal - ilmiah nasional - terakreditasi DIKTI
Dalam koleksi: Litera: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya vol. 15 no. 2 (Oct. 2016), page 201-216.
Topik: tranformasi; cerita wayang; novel Indonesia; hipogram
Fulltext: 11823-28789-1-SM.pdf (850.77KB)
Isi artikelPenelitian bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk transformasi unsur cerita wayang dalam novel Amba dan Pulang. Subjek penelitian adalah novel Amba karya Laksmi Pamuntjak dan Pulang karya Leila S. Chudori. Data dikumpulkan lewat kajian pustaka dan analisis wacana; kedua novel sebagai sumber data primer dan buku-buku cerita wayang sebagai sumber data sekunder. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian sebagai berikut. Transformasi cerita wayang secara intensif ditemukan pada aspek penokohan dan alur. Transformasi penokohan mencakup tiga bentuk, yaitu hipogram nama dan karakter, karakter tanpa nama, dan nama tanpa karakter. Transformasi alur mencakup dua bentuk, yaitu kisah cinta segitiga dan hubungan kekeluargaan. Alur kisah cinta segitiga dalam novel Amba melibatkan tokoh Amba, Salwa, dan Bhisma yang berhipogram pada cerita wayang dengan tokoh yang sama. Alur kisah cinta segitiga novel Pulang melibatkan tokoh Dimas, Surti, dan Hananto yang secara metaforis berhipogram pada kisah cinta Bima, Drupadi, dan Arjuna. Kerinduan pada tanah air Dimas sebagai eksil berhipogram secara metaforis kepada Ekalaya.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Kembali
design
 
Process time: 0.015625 second(s)