Anda belum login :: 04 Dec 2022 09:52 WIB
Detail
ArtikelFaktor-Faktor yang Mempengaruhi Adopsi Teknologi Infus Asap di Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT-Indonesia  
Oleh: Kleden, Yasintha L. ; Wagiman, F.X. ; Hariadi, Sunarru Samsi ; Indarti, Siwi
Jenis: Article from Journal - ilmiah nasional - terakreditasi DIKTI - non-atma jaya
Dalam koleksi: Jurnal Kawistara: Jurnal Sosial dan Humaniora vol. 04 no. 02 (Aug. 2014), page 202-212.
Topik: Teknologi infus asap; Adopsi; TTS; Smoke infusion technology; Adoption
Fulltext: KK3020204022014.pdf (320.76KB)
Ketersediaan
  • Perpustakaan Pusat (Semanggi)
    • Nomor Panggil: KK30
    • Non-tandon: tidak ada
    • Tandon: 1
 Lihat Detail Induk
Isi artikelPenggunaan Teknologi Infus Asap (TIA) dalam penyimpanan jagung secara tradisional, telah terbukti mampu mengurangi kerusakan jagung mencapai 20 % akibat serangan Sitophilus zeamais. Sebaik apapun teknologi yang dihasilkan akan tidak berguna apabila tidak diadopsi oleh petani. Penelitian tentang adopsi TIA dilaksanakan pada bulan Agustus – Oktober 2013 yang bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi adopsi TIA. Penelitian dilaksanakan di 2 kecamatan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang merupakan lokasi pengkajian aplikasi TIA. Jumlah responden sebanyak 100 petani dengan rincian Kecamatan Batu Putih 50 petani dan Kecamatan Oenino 50 petani. Variabel yang digunakan untuk mengestimasi respon petani mengadopsi TIA adalah sikap, umur, pendidikan, luas lahan, status kepemilikan lahan, keaktifan petani, resiko, peran agen pembaharu dan peran pemimpin sosial. Data dianalisis secara deskriptif dan analisis regresi berganda. hasil penelitian menunjukkan bahwa peluang petani untuk mengadopsi TIA lebih dominan dipengaruhi oleh faktor sikap (X1), umur (X2), resiko (X7) dan peran pemimpin sosial (X9).
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Kembali
design
 
Process time: 0.03125 second(s)