Anda belum login :: 25 Sep 2022 15:19 WIB
Detail
ArtikelHubungan antara Kadar Creatine Kinase-MB dengan Mortalitas Pasien Infark Miokard Akut Selama Perawatan di RS. Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makasar  
Oleh: Kurniawan, Liong Boy ; Bahrun, Uleng ; Darmawaty, ER ; Mansyur, Arif
Jenis: Article from Journal - ilmiah nasional - terakreditasi DIKTI
Dalam koleksi: Buletin Penelitian Kesehatan: Bulletin of Health Studies vol. 43 no. 2 (Jun. 2015), page 125-130.
Topik: CK-MB; infark miokard; mortalitas
Fulltext: Hal 125-130.pdf (264.12KB)
Ketersediaan
  • Perpustakaan FK
    • Nomor Panggil: B18.K
    • Non-tandon: 1 (dapat dipinjam: 0)
    • Tandon: tidak ada
    Lihat Detail Induk
Isi artikelPeningkatan kadar CK-MB pada infark miokard akut menunjukkan luas dan parahnya penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara kadar CK-MB pada pasien infark miokard akut saat masuk rumah sakit dan mortalitas pasien selama perawatan di rumah sakit.. Data sekunder diambil dari rekam medis 60 pasien infark miokard akut yang dirawat di Unit Perawatan Jantung Intensif Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar periode Juli 2010 hingga Juni 2011. Kadar CK-MB diperoleh saat masuk rumah sakit antara 3 jam hingga 1 minggu setelah onset. Rerata kadar CK-MB pada penderita infark miokard akut yang survive dan meninggal selama perawatan adalah 89,52+121,59 U/l dan 202,88+192,75U/l (Uji Mann Whitney, p=0,005). Ditemukan perbedaan tingkat mortalitas yang bermakna antar kuartil CK-MB masing-masing 13,3%, 6,7%, 40% dan 46,7% pada kuartil 1, 2, 3 dan 4 berturut-turut ( Uji Chi Square, p=0,031) tetapi risiko mortalitas antar kuartil tidak berbeda bermakna. Ditemukan perbedaan bermakna kadar CK-MB pada pasien yang survive maupun yang meninggal selama perawatan.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Kembali
design
 
Process time: 0.015625 second(s)