Anda belum login :: 06 Feb 2023 00:12 WIB
Detail
ArtikelPeran Ombudsman sebagai Moderator Kelembagaan Pemberdaya Modal Sosial Masyarakat  
Oleh: Suhartono ; Hubeis, Musa ; Saefuddin, Asep ; Affandi, Joko
Jenis: Article from Journal - ilmiah nasional - terakreditasi DIKTI
Dalam koleksi: Jurnal Aplikasi Manajemen vol. 13 no. 1 (Mar. 2015), page 117 - 125.
Topik: isomorfism; ombudsman; birokrasi sekolah; sosial kapital; dan pemertahanan
Fulltext: 732-1904-1-PB.pdf (267.3KB)
Isi artikelPengawasan Ombudsman dengan peran tambahan unik sebagai pengendali perselisihan, ketika hasil proses isomorfisme dalam institusi sekolah, mereka akan berpotensial menungkatkan hubungan positif antara sekolah dan orang tua, dan juga komunitas luas. Berdasarkan pada catatan institusi baru dan organisasi, serta teori sosiologi, penelitian ini berpendapat bahwa beberapa fenomena behavioral secara imperis ada pada setiap proses isomorfisme contohnya peniruan difusi, adopsi difusi, dan kerjasama pemerintahan adaptif, pembentukan kebijakan, dan komitmen pemertahanan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai perubahan fenomena sikap sekolah, meliputi standarisasi sosialisasi yang diadakan oleh Ombudsman of the Republik Indonesia (ORI). Survey dilakukan pada guru dan orang tua pada 13 sekolah dasar negeri pada 5 kabupaten di area metropolitan Jakarta. Analisis data yang digunakan analisis faktor, t-tests, ANOVAs dan MRA. Dapat diketahui bahwa inisiatif ORI dapat mengatasi masalah birokrasi sekolah, sayangnya hal ini membatasi kekuatan adaptasi sikap sekolah dan komitmen. Penemuan ini menunjukkan bahwa inisiatif ORI dapat membatasi kekuatan sekolah dalam mempertahankan kapital sekolah, dengan rintangan serta hambatan dalam setiap fase isomorfisme. Yang membuat inisiatif ORI berkurang efektifitasnya telah didikusikan dengan mengeksplor informasi kualitatif yang didapatkan dan wawancara secara mendalam.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Kembali
design
 
Process time: 0 second(s)