Anda belum login :: 17 Aug 2022 21:29 WIB
Detail
ArtikelJatuh Tersandung Awan Cendawan  
Oleh: Prabawati, Adistya ; Anggana, Andi
Jenis: Article from Bulletin/Magazine
Dalam koleksi: Gatra vol. 21 no. 10 (Jan. 2015), page 20-23.
Topik: Awan Cendawan; Icing; Komulonimbus; Kecelakaan Air Asia; Hantu dunia Penerbengan
Ketersediaan
  • Perpustakaan Pusat (Semanggi)
    • Nomor Panggil: GG5
    • Non-tandon: 1 (dapat dipinjam: 0)
    • Tandon: tidak ada
    Lihat Detail Induk
Isi artikelkajian 14 halaman yang diunggah situs Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), akhir pekan lalu, mencuri perhatian publik. Artikel bertajuk " Kecelakaan Air Asia QZ 8051 Analisis Meteorologis " berkesimpulan, pesawat Air Asia kemungkinan terbang ke dalam awan komulonimbus dan mengalami icing, keadaan terbentuk es di permukaan badan pesawat, atau karburator mesin pesawat membeku. Icing terjadi ketika uap air membeku karena suhu lingkungan di bawah titik beku. sedangkan awan komulonimbus biasanya berbentuk cendawan menjulang tinggi. Awan cendawan itu merupakan hantu bagi dunia penerbangan.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Kembali
design
 
Process time: 0.015625 second(s)