Anda belum login :: 04 Jul 2022 19:10 WIB
Detail
ArtikelJamur Merang Penyokong Ekonomi Warga Karawang  
Oleh: [s.n]
Jenis: Article from Bulletin/Magazine
Dalam koleksi: Gatra vol. 20 no. 48 (Oct. 2014), page 11.
Topik: Jamur merang; Gapoktan; CSR(corporate social responsiblity)
Ketersediaan
  • Perpustakaan Pusat (Semanggi)
    • Nomor Panggil: GG5
    • Non-tandon: 1 (dapat dipinjam: 0)
    • Tandon: tidak ada
    Lihat Detail Induk
Isi artikelWalau sempat anjlok, usaha budi daya jamur merang warga Desa Sukamulya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, bangkit lagi. Usaha sampingan ini terus berkembang, turut menyokong ekonomi keluarga. Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, merupakan salah satu lumbung padi nasional yang menyimpan potensi kebutuhan pangan. PAda 2011 saja, Karawang mampu memproduksi gabah kering pungut sebesar 1.435 ton. Produksi yang sangat tinggi tersebut, ternyata memberikan limbah sampingan, yakni jerami sisa hasil panen. Bagi warga Desa Sukamulya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, jerami itu merupaka berkah tersendiri. Sejak 2007, masyarakat setempat, yang sebagian besar petani, memanfaatkan jerami untuk budidaya jamur merang. Mereka tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani(Gapoktan) Sentosa. Saat awal- awal merintis usaha budidaya jamur, masyarakat di fasilitasi oleh lembaga asing. Sayangnya, tidak ada pendampingan berkala da kegiatan itupun dilakukan sendiri-sendiri. Usaha akhirnya jeblok. "panen tidak maksimal. Bahkan, rugi karena proses budidaya jamur tidak di pantau dengan standar yang sama,".
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Kembali
design
 
Process time: 0.0156259 second(s)