Anda belum login :: 30 May 2024 17:52 WIB
Detail
ArtikelKualitas Sumberdaya Manusia dalam Perspektif Ekonomi Islam di Nusa Tenggara Barat  
Oleh: Herwanti, Titiek ; Irwan, Muhammad
Jenis: Article from Journal - ilmiah nasional - terakreditasi DIKTI
Dalam koleksi: Ekuitas: Jurnal Ekonomi dan Keuangan vol. 17 no. 02 (Jun. 2013), page 131-154.
Topik: Qualified human resources; regional gross domestic product; capital-intensive; Islamic economics; SDM Berkualitas; PDRB berkualitas; Padat modal; ekonomi Islam
Fulltext: 20140716001_SA.pdf (278.9KB)
Isi artikelPemerintah Nusa Tenggara Barat mengembangkan program 3A untuk mewujudkan SDM yang berkualitas. Pentingnya mewujudkan hal ini menjadikan penilaian kualitas SDM di NTB menjadi tujuan dalam penelitian ini dan akan dilanjutkan dengan analisis perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, sumber dan jenis data adalah data sekunder dari tahun 2008 – 2012. Tingkat Pertumbuhan dikaji menggunakan metode rata–rata End to End. Pertumbuhan Ekonomi tergolong belum berkualitas karena masih ditopang oleh sektor padat modal (non-tradeable). Indeks Pembangunan Manusia NTB telah mencapai 66,88 dan berada pada golongan kesejahteraan menengah, tetapi posisi NTB masih berada di urutan 32 dari 33 propinsi. SDM yang berkualitas dalam ekonomi Islam adalah yang memiliki ilmu pengetahuan, harus melakukan pekerjan dengan kondisi jiwa yang bersih dan menyelamatkan generasi pewaris keturunan. Ekonomi Islam mewajibkan umat manusia untuk bekerja agar penghasilannya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan diri dan keluarganya. Sebagiannya ada hak orang lain yang didistribusikan melalui distribusi harta baik yang wajib maupun sunnah. Kualitas SDM di Nusa Tenggara Barat telah menerapkan unsur–unsur yang berada di dalam perspektif ekonomi Islam, namun hasil yang diperoleh belum mencapai kondisi ideal, karena masih terdapat perilaku–perilaku yang menyimpang dari tujuan tersebut.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Kembali
design
 
Process time: 0.015625 second(s)