Anda belum login :: 22 Apr 2024 03:41 WIB
Detail
ArtikelRequiem Dini, Krisis Finansial dan Krisis Demokrasi  
Oleh: Latif, Yudi
Jenis: Article from Bulletin/Magazine
Dalam koleksi: Prisma Majalah Pemikiran Sosial Ekonomi vol. 28 no. 1 (Jun. 2009), page 15-23.
Topik: Krisis Finansial; Kapitalisme; Demokrasi liberal; Krisis Demokrasi.
Ketersediaan
  • Perpustakaan Pusat (Semanggi)
    • Nomor Panggil: PP11.20
    • Non-tandon: 1 (dapat dipinjam: 0)
    • Tandon: tidak ada
    Lihat Detail Induk
Isi artikelKrisis finansial yang beskala global dewasa ini menunjukkan bahwa kapitalisme penuh dengan kontradiksi internal dan rapuh - sebagaimana yang pernah dinyatakan oleh Karl Marx lebih dari satu abad yang lalu. Krisis ini sendiri dengan segera membuka selubung kerangka institusional yang menjadi 'kembaran alamiah' kapitalisme: demokrasi liberal. Atas dasar itu, demokrasi liberal mulai digugat justru karena ia telah memfasilitasi dan memberikan kerangka kelembagaan bagi tumbuh dan berkembangnya kapitalisme yang dinilai melahirkan ketidakadilan sosial. Akibat krisis ganda itu gagasan demokrasi deliberatif - sebagai alternatif dari demokrasi liberal - dan ekonomi yang lebih berwatak keadilan - sebagai alternatif dari kapitalisme - kini muncul sebagai wacana tanding.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Kembali
design
 
Process time: 0.015625 second(s)