Anda belum login :: 07 Jul 2022 20:09 WIB
Detail
BukuKongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia (KIMLI) 2011: Bahasa dan pembangunan karakter bangsa, Bandung, 9-11 Oktober 2011
Bibliografi
Author: [s.n]
Topik: Linguistics; Language - Conference; MLI
Bahasa: (ID )    ISBN: 979-378615-9    
Penerbit: Universitas Pendidikan Indonesia     Tempat Terbit: Bandung    Tahun Terbit: 2011    
Jenis: Proceeding
Ketersediaan
  • Perpustakaan PKBB
    • Nomor Panggil: 406 MLI 2011
    • Non-tandon: tidak ada
    • Tandon: 1
 Lihat Detail Induk
Artikel dalam koleksi ini
  1. BUDAYA INTI, SIKAP BAHASA, DAN PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA: KASUS PENUTUR BAHASA-BAHASA DAERAH UTAMA DI INDONESIA, halaman 1-2
  2. INDONESIAN DICTIONARIES AND THE ON-LINE PROFILE OF INDONESIAN, halaman 1-4
  3. MENCARI DASAR BERPENGETAHUAN DALAM BAHASA (LOKAL): PENDEKATAN REPRESENTASI SOSIAL UNTUK PRODUKSI PENGETAHUAN YANG MENGAKAR PADA BAHASA DAN HIDUP SEHARI-HARI, halaman 3-6
  4. COLLOQUIAL LANGUAGE DOCUMENTATION: TARGETING ‘ORGANIZED CHAOS’ IN SPOKEN INDONESIAN, halaman 5-8
  5. MAPPING OUT MENTALISM IN PRESENT-DAY LINGUISTICS, halaman 8-12
  6. PRODUKSI TINDAK TUTUR MEMOHON (REQUEST SPEECH ACTS) DALAM BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA ASING OLEH MAHASISWA DARI JEPANG, halaman 9-13
  7. KEBERTAHANAN BAHASA BALI TRANSMIGRAN BALI DI PROVINSI LAMPUNG, halaman 13-17
  8. REVITALISASI RETORIKA ETNIK UNTUK PENGEMBANGAN KARAKTER DALAM PEMELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH, halaman 14-19
  9. DEMI AGAMA, BANGSA DAN NEGARA: PEMBENTUKAN IDENTITI NASIONAL DALAM POLITIK DI MALAYSIA , halaman 18-19
  10. BAHASA IBU YANG KEHILANGAN ‘IBU’ (KAJIAN SOSIOLINGUISTIS BAHASA YANG TERANCAM PUNAH DI MALUKU UTARA), halaman 20-24
  11. PERANAN STRATIFIKASI SOSIAL DAN EKONOMI TERHADAP PERGESERAN PENGGUNAAN KATA SAPAAN ETNIS MADURA DI PAMEKASAN: SATU KAJIAN SOSIOLINGUISTIK, halaman 20-25
  12. PERTALIAN SEMANTIK DAN PRAGMATIK: SATU TINJAUAN DARI SUDUT NEUROPSIKOLINGUISTIK, halaman 25-31
  13. LOCAL GRAMMAR BASED AUTO-PREFIXING MODEL FOR AUTOMATIC EXTRACTION IN INDONESIAN CORPUS1 (Focus on Prefix meN-), halaman 32-37
  14. PENDESKRIPSIAN KATA PENGGOLONG DALAM BAHASA BIMA*) (A DESCRIPTIVE ANALYSIS OF CLASSIFIERS FOR BIMA), halaman 39-44
  15. STUDI PENELUSURAN MISKONSEPSI DALAM PEMBELAJARAN TATA KALIMAT (UNSUR INTI KALIMAT) DENGAN MODEL KONSTRUKTIVISME BERPENDEKATAN INKUIRI PADA SISWA KELAS I SMP NEGERI DI KOTA SINGARAJA, KABUPATEN BULELENG, PROVINSI BALI , halaman 45-49
  16. BAHASA KAO SEBAGAI BAHASA YANG TERANCAM PUNAH, halaman 50-55
  17. REINTERPRETASI TEORI KATA SAPAAN DARI BROWN & GILMAN (1960): (ANALISIS PENGGUNAAN STRATIFIKASI TUTURAN BAHASA JAWA) , halaman 56-60
  18. PERAN FREKUENSI FORMANT SEBAGAI PENANDA IDENTITAS: SEBUAH FORMULASI FITUR FONETIK UNTUK KEPENTINGAN AKUSTIK FORENSIK, halaman 61-66
  19. KEARIFAN LOKAL DI BALIK BAHASA DAN BUDAYA JAWA KOMUNITAS NELAYAN DI PESISIR SELATAN KEBUMEN (SEBUAH KAJIAN ETNOLINGUISTIK) , halaman 68-70
  20. STRATEGI TUTURAN KREATIF ANAK PRASEKOLAH DI JATIBENING BEKASI , halaman 71-77
  21. PEMERTAHANAN BAHASA IBU DI KALANGAN REMAJA PADA LINGKUNGAN PURI DI KABUPATEN GIANYAR, halaman 78-82
  22. STRATEGI TUTUR DALAM TINDAK MEMERINTAH ANAK USIA SEKOLAH DASAR , halaman 83-88
  23. INFLUENCED FACTORS TOWARDS THE LANGUAGE SHIFT PHENOMENON OF WOTUNESE (A SOCIOLINGUISTIC SURVEY ON AN ENDANGERED LANGUAGE AT EAST LUWU RAGENCY, SOUTH SULAWESI PROVINCE), halaman 89-93
  24. SPEECH LEVEL OF JAVANESE LANGUAGE IN NEWS PROGRAM KABAR AWAN AT TATV SOLO (A STUDY OF SOCIOLINGUISTICS), halaman 95-97
  25. PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP SIKAP BERBAHASA MENUJU PENDIDIKAN BERKARAKTER1, halaman 98-103
  26. REAKTUALISASI DEKASTANISASI BERBAHASA DALAM MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN INDONESIA , halaman 104-109
  27. VARIASI BAHASA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) YAYASAN 88 PALEMBANG, halaman 110-113
  28. SEBUAH SURVEI SOSIOLINGUISTIK YANG BERBASIS KOMUNITAS [Sebuah Laporan Kemajuan], halaman 114-121
  29. KELEMAHAN EJAAN BAHASA INDONESIA YANG DISEMPURNAKAN SECARA FONOLOGIS , halaman 122-124
  30. STRATEGI PENYAMPAIAN TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM WACANA DAKWAH DIALOGIS: (STUDI KASUS DAKWAH INTERAKTIF RADIO DI SOLO DAN SEKITARNYA) , halaman 125-129
  31. PEMBELAJARAN BAHASA ASING YANG BERKARAKTER INDONESIA , halaman 130-135
  32. PENGHILANGAN DAN PENAMBAHAN BUNYI KONSONAN PADA PENDERITA DISATRIA (SUATU KAJIAN NEUROLINGUISTIK) , halaman 137-142
  33. ANCAMAN KEPUNAHAN/PEMUNAHAN KOSA KATA BAHASA BALI DALAM RANAH PERMAINAN JUDI TAJEN PERSPEKTIF LINGUISTIK KEBUDAYAAN , halaman 143-146
  34. STUDENTS AS THE HELPLESS PEOPLE IN EDUCATION SEEN FROM THEIR METAPHOR PRODUCTION, halaman 147-150
  35. ANTROPONIMI DALAM OBITUARI KETURUNAN TIONGHOA: SEBUAH TINJAUAN DESKRIPTIF , halaman 151-156
  36. PEMBENTUKAN KARAKTER BANGSA DALAM PLURALINGUALISME KOMUNITAS ASEAN: VALIDASI “PASPOR BAHASA” , halaman 157-161
  37. KONSTRUKSI TEMA-REMA DALAM BAHASA JAWA DIALEK BANYUMAS: KAJIAN INTERAKSI POLA URUT KATA DAN POLA INTONASI PADA KONSTRUKSI TEMA-REMA, halaman 162-168
  38. MODEL TERAPI LINGUISTIK UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA PENDERITA DISATRIA, halaman 169-173
  39. SKEMA MODEL MENGELUH PENUTUR BAHASA INDONESIA DALAM MEDIA , halaman 174-180
  40. PERAN BAHASA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA DINI, halaman 181-186
  41. PERSPEKTIF ORANGTUA TERHADAP ANAK DAN AKOMODASI KOMUNIKATIF YANG DIGUNAKAN DALAM SOSIALISASI BAHASA PADA KELOMPOK MASYARAKAT KELAS MENENGAH DI SURABAYA, halaman 187-193
  42. ASPEK MORFOLOGIS KOSAKATA PADA ANAK ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD), halaman 194-198
  43. PENGARUH VARIABEL SOSIAL TERHADAP PENGGUNAAN MAKIAN DALAM BAHASA INDONESIA , halaman 199-204
  44. FORMS AND FUNCTIONS OF ENGLISH BORROWINGS IN SPORT ARTICLES OF AN INDONESIAN NEWSPAPER, halaman 205-209
  45. KOLABORASI ANTARA RESPONS PEMBACA DAN PILAR KARAKTER BANGSA DALAM MENGGALI MAKNA TERSIRAT WACANA NARASI UNTUK PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA, halaman 210-215
  46. BAHASA SUNDA PERBATASAN (BORDERLAND) DI WILAYAH KABUPATEN CILACAP, JAWA TENGAH: PRIMODIALISME MASYARAKAT PERBATASAN JAWA TENGAH DAN JAWA BARAT, halaman 216-223
  47. EXPLORING POWER AND SOLIDARITY SEMANTIC IN TRANSLATION OF BIBLE’S CULTURAL TERMS OF ADDRESS , halaman 225-229
  48. IDENTIFICATION OF LEXICOGRAMMATICAL MARKERS USED FOR NEGOTIATING ATTITUDE OF THE PARTICIPANTS IN A DIALOUGE HELD BY THE JAKARTA LAWYERS CLUB, halaman 230-234
  49. REPRESENTASI KESANTUNAN BROWN DAN LEVINSON DALAM WACANA DIALOG DI TELEVISI, halaman 235-239
  50. PERGESERAN KARAKTER KELOKALAN KOMUNITAS REMAJA DALAM PERISTIWA ALIH KODE DAN CAMPUR KODE, halaman 240-244
  51. PRAKTIK PENAMAAN ORANG DALAM BUDAYA SUNDA: SEBUAH KAJIAN DIAKRONIS, halaman 245-251
  52. KAJIAN PSIKOLINGUISTIK PADA PENDERITA AFASIA BROCA PASCASTROKE: PEMANGGILAN LEKSIKON, KEKELIRUAN BERBAHASA, DAN SIASAT KOMUNIKASI, halaman 252-256
  53. DAMPAK PENERAPAN METODE, TEKNIK DAN STRATEGI PENERJEMAHAN BUKU ‘FUNDAMENTAL KEPERAWATAN’ OLEH ESTY WAHYUNINGSIH TERHADAP KESEPADANAN MAKNA YANG DIHASILKAN, halaman 257-263
  54. THE USE OF RHETORIC IN THE JAKARTA POST NEWSPAPER, halaman 264-268
  55. AKTUALISASI BAHASA SASTRA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER, halaman 269-272
  56. PEMBERIAN NAMA PANGGILAN DALAM MASYARAKAT JAWA: SEBUAH STUDI KASUS DI SURAKARTA, halaman 274-278
  57. PENGARUH PENERAPAN MATERI AJAR KONTAKTE DEUTSCH (KD) DAN DEUTSCH ALS FREMDSPRACHE (DAF) TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA JERMAN SISWA SMA DI KOTA MAKASSAR, halaman 279-284
  58. THE TRANSLATION ANALYSIS OF THE ENGLISH FILM SUBTITLE ‘EAT, PRAY, LOVE’ INTO INDONESIAN, halaman 285-289
  59. KEPRODUKTIFAN SATUAN LINGUAL KA- DALAM BAHASA BIMA: PENGUNGKAP SISTEM PENGETAHUAN DUNIANYA, halaman 290-295
  60. KASUS PRITA MULYASARI: CERMINAN LITERASI MADANI DAN KONSEKUENSINYA, halaman 296-297
  61. INTEGRASI UNSUR PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA DALAM BUKU TEKS BAHASA INGGRIS SMP DALAM PERSPEKTIF HOLISTIK, halaman 298-301
  62. PEMBELAJARAN MENULIS ARGUMENTASI BERBASIS LIFE SKILL (KECAKAPAN HIDUP) , halaman 303-307
  63. THE CO-OCCURRENCE OF -NYA AND ITU: WHICH ONE IS THE IDENTIFIABILITY MARKER?, halaman 308-312
  64. INTERFERENSI BAHASA INDONESIA PADA ABSTRAK BERBAHASA INGGRIS JURNAL “UDAYANA MENGABDI”, halaman 313-317
  65. SEMIOTIKA KARTUN “KASUS GAYUS” DALAM KORAN KOMPAS MINGGU (ANALISIS WACANA KRITIS-MULTIMODAL), halaman 318-323
  66. INTERPRETASI MAKNA METAFORA BAHASA JEPANG: KAJIAN TERHADAP STILISTIKA DAN ESTETIKA (BAHAN PEMIKIRAN BANGSA INDONESIA DALAM PERKEMBANGAN BAHASA DAN PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA), halaman 324-329
  67. CORAK-CORAK PEMILIHAN VARIASI IBAN DI BAHGIAN BARAT SARAWAK, halaman 330-334
  68. CULTURAL-RHETORICAL ORGANIZATION (MICRO-MOVES) IN INDONESIAN STUDENTS’ SPEECHES, halaman 335-336
  69. PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH, halaman 335-361
  70. THE DYNAMICS OF SITUATION AND FORM IN THE GENRE-SET OF SALES PROMOTION LETTERS AND COMPANY PROFILES IN AN INDONESIAN BATIK INDUSTRY , halaman 337-381
  71. KATA SAJA DALAM BAHASA INDONESIA, halaman 337-342
  72. MAKNA “PEREMPUAN KORBAN KEJAHATAN” BAGI MASYARAKAT INDONESIA SUATU STUDI AWAL DALAM KERANGKA REPRESENTASI SOSIAL, halaman 343-348
  73. REPRESENTASI PIHAK PRO DAN KONTRA PEMILIHAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM PEMBERITAAN HARIAN UMUM MEDIA INDONESIA, halaman 349-354
  74. AN ECO-CULTURAL DESCRIPTION OF ANIMAL AND PLANT TERMS USED IN MINANGKABAUNESE AND ENGLISH PROVERBS, halaman 362-367
  75. INJECTING POSITIVE VALUES THROUGH ENGLISH STORIES: SELECTING MATERIALS AND DESIGNING ACTIVITIES FOR CHILDREN CHARACTER EDUCATION , halaman 368-372
  76. KATA KERJA PENCAPAIAN DALAM BAHASA MELAYU: ANALISIS BERDASARKAN KLASIFIKASI ASPEKTUAL , halaman 373-376
  77. ENGLISH TEACHER’S BELIEF S AND ATTITUDES TOWARDS THEIR STUDENTS AND ITS IMPACT ON THE SHAPING OF THEIR IDENTITY AS PROFESSIONAL, halaman 385-388
  78. MEKANISASI PEMBENTUKAN VERBA BERSUFIKS {-KAN} STRUKTUR ARGUMEN, STRUKTUR LOGIS, DAN MAKNA SUFIKS {-KAN}, halaman 389-394
  79. RAGAM BAHASA DAN ASPEK ESTETIKA DALAM MANUK-MANUK BAJAU, SABAH, halaman 396-399
  80. PERGESERAN FONEM LEKSIKAL BERNUANSA KARAKTER BANGSA DALAM KOSA KATA SERAPAN DARI BAHASA ARAB, halaman 400-405
  81. NON-TOPOLOGICAL RELATIONS IN RONGGA, BALINESE, INDONESIAN: SOME EVIDENCE FROM LINGUISTIC AND NONLINGUISTIC TASKS, halaman 406-410
  82. “TEACHER-STUDENT INTERACTION STRATEGY IN AN ENGLISH CLASSROOM OF ELEMENTARY SCHOOL”, halaman 411-416
  83. MEMBANGUN TATA BAHASA BARU BAHASA INDONESIA: LAJUR PRAGMATIK , halaman 417-418
  84. KONSTRUKSI MAKNA EKSPERIENSIAL DALAM PARTISIPASI LISAN SISWA SEKOLAH DASAR DALAM KELAS TEMATIK, halaman 419-422
  85. INTERAKSI DALAM PEMBUKAAN PERCAKAPAN KONSULTASI AKADEMIK CONTOH KASUS DALAM KOMUNIKASI INTERKULTURAL INDONESIA – JERMAN, halaman 423-427
  86. REPRESENTASI KEKUASAAN DALAM TUTURAN ELIT POLITIK PASCA REFORMASI, halaman 428-434
  87. VARIASI DIALEKTAL DALAM MUATAN LOKAL BAHASA MADURA DI JAWA TIMUR , halaman 435-439
  88. THE USE OF AUDITORY WORD PRIMING METHOD IN LEARNING ENGLISH WORD STRESS, halaman 440-443
  89. ASE FORMATION IN GENERATIVE GRAMMAR: A CASE OF BAHASA ALAY, halaman 444-449
  90. A SOCIAL REPRESENTATION STUDY ON THE MEANING OF SCHOOL IN JAKARTA, halaman 450-455
  91. POLA UNSUR SUPRASEGMENTAL NADA BAHASA TIONGHOA ORANG SURABAYA, halaman 456-460
  92. PRINSIP SOPAN SANTUN DALAM RETORIKA POLITIK, halaman 461-462
  93. TEACHING STRATEGIES FOR PROMOTING STUDENTS’ ENGLISH COMMUNICATIVE SKILLS IN CLASSROOMS WITH STUDENTS OF DIFFERENT CULTURAL BACKGROUND , halaman 463-467
  94. GENOLINGUISTIK: ANCANGAN ALTERNATIF DALAM PENGELOMPOKAN BAHASA, halaman 473-477
  95. KONSEP RUANG DAN WAKTU DALAM BAHASA BANJAR DAN CARA PANDANG MASYARAKAT PENUTURNYA (SEBUAH KAJIAN ETNOLOGI AWAL), halaman 478-485
  96. EKSPOSISI ANALITIS DAN EKSPOSISI HORTATORIS SEBAGAI ALAT UNTUK MEMPERTAHANKAN DAN MENENTANG STATUS QOU, halaman 486-487
  97. ANALISIS PRAGMATIK TERHADAP TINDAK TUTUR YANG BERDAMPAK HUKUM, halaman 488-492
  98. COLLOQUIAL LANGUAGE DOCUMENTATION: TARGETING ‘ORGANIZED CHAOS’ IN SPOKEN INDONESIAN, halaman 493-496
  99. PRODUKSI TINDAK TUTUR MEMOHON (REQUEST SPEECH ACTS) DALAM BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA ASING OLEH MAHASISWA DARI JEPANG, halaman 497-501
  100. PERANAN STRATIFIKASI SOSIAL DAN EKONOMI TERHADAP PERGESERAN PENGGUNAAN KATA SAPAAN ETNIS MADURA DI PAMEKASAN: SATU KAJIAN SOSIOLINGUISTIK, halaman 502-507
  101. FORENSIC LINGUISTICS: FORMS AND PROCESSES, halaman 7
  102. THE CONCEPTUAL STRUCTURE OF THE NATIONAL CHARACTER METAPHORS IN THE INDONESIAN ONLINE NEWS , halaman 26
  103. PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA MELALUI BAHASA HUMOR DALAM KARYA LAT, halaman 38
  104. HADRAH DALAM MULTIKULTUR MASYARAKAT JATON DI MINAHASA, SULAWESI UTARA, SEBAGAI PEMBENTUKAN KARAKTER BANGSA, halaman 67
  105. KESANTUNAN BAHASA DALAM KALANGAN PELAJAR INSTITUSI PENGAJIAN TINGGI (IPT) , halaman 94
  106. STRATEGI TUTUR MASYARAKAT MINANGKABAU DALAM MELAKUKAN PERMINTAAN, halaman 136
  107. PENGUASAAN BAHASA ANAK CEREBRAL PALSY DENGAN MODEL LOGOGEN, halaman 224
  108. FENOMENA TAHAP KESANTUNAN BERBAHASA GOLONGAN PENGURUS, halaman 273
  109. GEOGRAFI DIALEK: BAHASA JAWA DI KABUPATEN WONOGIRI (STUDI SINKRONIS), halaman 302
  110. THE CONCEPTUAL STRUCTURE OF THE NATIONAL CHARACTER METAPHORS IN THE INDONESIAN ONLINE NEWS , halaman 382
  111. LANGUAGE AND BASIC EDUCATION IN INDONESIA , halaman 383
  112. VARIAN BALINGIAN: BAHASA MELANAU ATAU BAHASA SARAWAK UTARA? , halaman 384
  113. ANALISIS SURAT PERJANJIAN KERJA PEKERJA KONTRAK DENGAN PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI , halaman 395

 Edit Artikel
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.1875 second(s)