| Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh job crafting dan perceived organizational support terhadap work engagement dengan psychological empowerment sebagai variabel mediasi pada pekerja di industri media. Latar belakang penelitian didasari pada tingginya persentase karyawan yang tidak terlibat (disengaged) dalam pekerjaannya menurut survei Gallup, yang kontras dengan fenomena burnout dan stres kerja di sektor media. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui survei terhadap 279 responden dengan teknik purposive dan snowball sampling. Analisis dilakukan menggunakan uji mediasi Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychological empowerment berperan signifikan sebagai mediator dalam hubungan job crafting dan perceived organizational support terhadap work engagement. Hal ini menegaskan bahwa strategi organisasi yang memperkuat pemberdayaan psikologis melalui peningkatan otonomi, makna kerja, dan rasa kompetensi dapat menjadi kunci untuk meningkatkan keterlibatan kerja karyawan di industri media secara berkelanjutan. |