| Penelitian ini bertujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses perawatan Cake Breaker Conveyor (CBC) pada Pabrik Kelapa Sawit Sei Baruhur melalui penerapan konsep Lean Maintenance yang diintegrasikan dengan Maintenance Value Stream Mapping (MVSM) dan Reliability Centered Spares (RCS), dengan variabel kinerja yang diukur meliputi Lead Time perawatan, Process Cycle Efficiency (PCE), dan Overall Equipment Effectiveness (OEE). Permasalahan utama yang dikaji adalah tingginya lead time perawatan dan besarnya porsi aktivitas Non–Value Added (waiting, motion, dan transport) yang berpengaruh terhadap downtime dan stabilitas jadwal perawatan. Penelitian dilakukan melalui studi pustaka, observasi lapangan, time study, pengumpulan data Work Order, kuesioner pemborosan, serta Focus Group Discussion (FGD) dengan teknisi dan manajemen. Data dianalisis menggunakan pendekatan Lean Six Sigma melalui tahapan Define–Measure–Analyze–Improve–Control (DMAIC), pemetaan Current State Mapping (CSM) dan perancangan Future State Mapping (FSM), analisis Pareto dan 5-Why untuk pemborosan dominan, serta perhitungan indikator kinerja berupa Lead Time, PCE, dan OEE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan MVSM mampu menurunkan rata-rata total lead time perawatan CBC dari sekitar 780 menit menjadi 611 menit (penurunan sekitar 22,5%) dan meningkatkan PCE dari 37,2% menjadi 49,6%. Integrasi kebijakan RCS pada suku cadang kritis melalui penetapan Safety Stock dan Reorder Point dengan target service level 95% menurunkan risiko stockout tanpa menimbulkan overstock yang berlebihan. Secara operasional, OEE meningkat dari sekitar 79,2% menjadi 88,3% terutama melalui pengurangan downtime, dengan standar mutu dan K3L tetap terjaga |