Analisis pengetahuan, akuntabilitas, dan independensi auditor internal dalam menjalankan fungsi audit, dengan studi kasus pada Perusahaan X dan Y di Timor-Leste, adalah topik yang ada dalam penelitian ini dengan tujuan untuk mengevaluasi sejauh mana faktor-faktor tersebut memengaruhi efektivitas fungsi audit internal di kedua institusi tersebut. Pengetahuan audit internal, yang mencakup pemahaman tentang standar audit, regulasi keuangan, dan operasional organisasi, dianggap krusial untuk identifikasi risiko dan penyusunan rekomendasi yang relevan. Akuntabilitas auditor internal, yang merujuk pada tanggung jawab mereka untuk melaporkan temuan secara objektif dan transparan, serta independensi mereka dari manajemen operasional, merupakan pilar utama dalam menjaga kredibilitas dan kepercayaan terhadap hasil audit. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen untuk mengumpulkan data dari auditor internal, manajemen dan pemangku kepentingan terkait di Perusahaan X dan Y di Timor-Leste. Temuan secara umum menunjukkan bahwa meskipun terdapat pemahaman dasar tentang pentingnya audit internal, implementasi praktis dari prinsip-prinsip akuntabilitas dan independensi masih menghadapi tentangan, terutama dalam konteks sumber daya terbatas dan struktur organisasi yang berkembang di Timor-Leste. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan kapasitas auditor internal, memperkuat kerangaka akuntabilitas, dan memastikan independensi yang lebih besar. |