Tesis ini dimaksudkan Penulis untuk menyoroti perusahaan perkebunan nasional, yaitu PT Perkebunan “X” Grup, dalam melakukan tax planning atas implikasi pajak yang timbul akibat aksi korporasi restrukturisasi bisnis yang dilakukan. Penulis tertarik mengambil studi kasus PT Perkebunan “X” Grup karena Perusahaan tersebut memiliki aset riil berupa lahan yang dioperasikan untuk Perkebunan yang terluas di Indonesia sehingga berpotensi memiliki dampak perpajakan yang relatif sangat signifikan atas aksi korporasi tersebut.
Dalam tesis ini, implikasi perpajakan dan tax planning yang disoroti hanya terhadap pajak utama serta, yaitu Pajak Penghasilan (PPh) Badan (capital gain), PPh Final terhadap pengalihan hak atas tanah/bangunan, dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Metode penelitian dalam tesis ini menggunakan studi kasus dengan metode pengumpulan data yang dilakukan melalui studi dokumen, studi literatur, dan wawancara. Berdasarkan studi kasus pada PT Perkebunan “X” Grup didapatkan hasil bahwa perencanaan pajak yg baik dan memadai akan memberikan hasil yang optimal bagi perusahaan, tidak hanya dalam mengefisiensikan biaya yang harus dikeluarkan namun juga mendukung pencapaian tujuan strategis lainnya |