Anda belum login :: 18 Apr 2026 02:38 WIB
Detail
BukuPENGARUH TELE-EXERCISE ISOMETRIC QUADRICEPS TERHADAP PENGURANGAN RASA NYERI DAN KEKAKUAN SENDI LUTUT PASIEN PENDERITA OSTEOARTRITIS LUTUT GRADE 2-3
Bibliografi
Author: Setiawan, Gladys ; Haryono, Ignatio Rika (Advisor); Mariani (Advisor); Prastowo, Nawanto Agung (Examiner)
Topik: Osteoatritis lutut; Isometric Quadriceps Exercise; Nyeri Sendi Lutut; Kekakuan Sendi lutut
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Program Studi Sarjana Kedokteran - Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unika Atma Jaya     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 2023    
Jenis: Theses - Karya Tulis Ilmiah Kedokteran (KTI-FK) - Registration of Karya Tulis Ilmiah Kedokteran
Fulltext:
Abstract
Latar Belakang: Osteoartritis lutut merupakan penyakit yang disebabkan oleh kerusakan struktur dan fungsi secara progresif dari kartilago artikular yang paling umum terjadi pada orang tua. Isometric Quadriceps Exercise merupakan salah satu tatalaksana osteoarthritis lutut yang akan meningkatkan kekuatan otot quadriceps, sehingga nyeri sendi akan berkurang dan fungsi fisik akan menjadi lebih baik. Tujuan: Mengetahui Pengaruh Tele-Exercise Isometric Quadriceps Terhadap Pengurangan Rasa Nyeri dan Kekakuan Sendi Lutut Pasien Penderita Osteoartritis Lutut Grade 2-3. Metode: Metode penelitian pada penelitian ini adalah desain quasi eksperimental menggunakan metode desain dengan pendekatan two groups pretest-posttest with control group design. Pemilihan responden menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 33 responden dengan pembagian kelompok perlakuan sebanyak 22 responden dan kelompok kontrol 11 responden. Kelompok perlakuan akan diberikan intervensi latihan isometric quadriceps selama 4 minggu, dengan latihan yang dilakukan 3 kali seminggu, setiap pagi dan sore hari. Hasil: Skor VAS dan nilai ROM di dalam kelompok diolah menggunakan Paired Sample T-Test untuk skor yang mendapat nilai p 0,000 dan Wilcoxon Signed Rank- Test untuk kategori yang mendapat nilai p 0,001. Ditemukan penurunan skor VAS dan peningkatan nilai ROM pada kelompok perlakuan (p <0,05). Sementara, perbandingan skor VAS dan nilai ROM antar kelompok diolah menggunakan Mann-Whitney Test. Perbedaan signifikan ditemukan pada skor VAS dan nilai ROM kedua kelompok dalam perbandingan kelompok (p <0,05). Kesimpulan: Latihan isometric quadriceps memiliki pengaruh pada kelompok perlakuan yang melakukan secara teratur, dua kali sehari dan seminggu tiga kali selama empat minggu, menunjukkan adanya penurunan skor VAS dan peningkatan nilai ROM secara signifikan.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.09375 second(s)