Anda belum login :: 09 Apr 2026 11:04 WIB
Detail
BukuHUBUNGAN KADAR 25-HYDROXYVITAMIN D DENGAN SARKOPENIA DI PANTI LANSIA SANTA ANNA
Bibliografi
Author: Rafli, Tania ; Dara, Maria (Advisor); Hananta, Linawati (Examiner); Kurniawan, Felicia (Advisor)
Topik: 25(OH)D; lansia; sarkopenia; vitamin D
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Program Studi Sarjana Kedokteran - Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unika Atma Jaya     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 2023    
Jenis: Theses - Karya Tulis Ilmiah Kedokteran (KTI-FK) - Registration of Karya Tulis Ilmiah Kedokteran
Fulltext:
Abstract
Latar Belakang: Sarkopenia merupakan sindroma geriatrik yang ditandai dengan penurunan massa otot dan fungsi otot yang progresif dan menyeluruh. Dibandingkan dengan komunitas dan rumah sakit, prevalensi sarkopenia jauh lebih tinggi di panti jompo. Di sisi lain, defisiensi vitamin D sebagai salah satu faktor risiko dari sarkopenia merupakan hal yang umum terjadi di lansia. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan kadar 25(OH)D dengan sarkopenia di Panti Lansia Santa Anna.

Metode: Penelitian dengan desain studi potong lintang ini dilakukan pada 35 lansia di Panti Lansia Santa Anna yang memenuhi kriteria inklusi. Kadar 25(OH)D diukur dengan metode Enzyme-linked Immunosorbent Assay. Sarkopenia dinilai berdasarkan kekuatan otot, performa fisik, dan massa otot. Kekuatan otot diukur dengan metode handgrip test, performa fisik dinilai dari 6-metre walk, dan massa otot diukur menggunakan yang dihitung menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis. Analisis bivariat menggunakan tes korelasi Spearman dan Pearson.

Hasil: Rata-rata kadar 25(OH)D adalah 36,90 ng/mL. Rata-rata kekuatan otot adalah 22,35 kg pada lansia pria dan 12,06 kg pada lansia wanita. Rata-rata kecepatan berjalan adalah 0,7 m/s. Rata-rata indeks massa otot apendikular adalah 4,85 kg /m2 pada lansia wanita dan 5,66 kg/m2 pada lansia pria. Prevalensi sarkopenia pada lansia di Panti Lansia Santa Anna adalah 91,43%. Hasil uji korelasi dengan metode Spearman menunjukkan terdapat korelasi negatif moderat yang signifikan antara kadar 25(OH)D dengan sarkopenia (r= -0,39; p-value=0,02).

Kesimpulan: Pada penelitian ini ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara kadar 25(OH)D dengan sarkopenia di Panti Lansia Santa Anna. Semakin rendah kadar 25(OH)D serum, semakin tinggi angka kejadian sarkopenia pada lansia di Panti Lansia Santa Anna.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.09375 second(s)