| Penelitian ini menganalisis hubungan antara pendapatan dan iuran dana pensiun dengan menekankan estimasi elastisitas pendapatan serta heterogenitas respons antar individu. Dengan pendekatan regresi log–log pada data mikro, studi ini mengevaluasi variasi elastisitas berdasarkan lokasi domisili (Jawa vs Non-Jawa) dan kelompok usia melalui penggunaan variabel interaksi. Hasil estimasi menunjukkan bahwa elastisitas pendapatan terhadap iuran dana pensiun lebih tinggi di wilayah Pulau Jawa dibandingkan Non Jawa, yang mengindikasikan adanya perbedaan konteks pasar tenaga kerja dan faktor kelembagaan antarwilayah. Berdasarkan usia, elastisitas lebih besar pada kelompok usia muda dan menurun seiring bertambahnya usia, sejalan dengan implikasi Life-Cycle Hypothesis mengenai perubahan prioritas konsumsi dan tabungan pada berbagai tahap kehidupan. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa hubungan antara pendapatan dan iuran dana pensiun bersifat heterogen, sehingga perumusan kebijakan dan desain produk pensiun perlu mempertimbangkan karakteristik demografis dan wilayah agar lebih tepat sasaran dan efektif. |