Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh utang luar negeri dan variabel makroekonomi lainnya, yaitu nilai tukar, penanaman modal asing, inflasi, dan neraca perdagangan terhadap pertumbuhan ekonomi negara-negara Developing Eight (D-8) selama periode 1986–2023. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan Panel Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dengan estimator Common Correlated Effects Mean Group (CMG) serta Error Correction Model (ECM).
Dalam jangka pendek, hasil estimasi ECM menunjukkan bahwa perubahan penanaman modal asing, inflasi, dan neraca perdagangan berpengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi negara-negara D-8, sedangkan perubahan utang luar negeri dan nilai tukar tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Dalam jangka panjang, estimasi Panel ARDL–CMG mengindikasikan bahwa utang luar negeri dan inflasi memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara nilai tukar, penanaman modal asing, dan neraca perdagangan tidak berpengaruh signifikan. Selanjutnya, koefisien Error Correction Term (ECT) yang signifikan dan bertanda negatif menegaskan adanya mekanisme penyesuaian yang kuat menuju keseimbangan jangka panjang. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pengelolaan utang yang berkelanjutan, pengendalian inflasi, peningkatan kualitas investasi asing, serta peningkatan ekspor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi negara-negara D-8. |