Anda belum login :: 26 Feb 2026 22:16 WIB
Detail
BukuTANGGUNG JAWAB OTORITAS JASA KEUANGAN DAN PELINDUNGAN PEMODAL DALAM PERAWARAN EFEK PADA LAYANAN URUN DANA (STUDI KOMPARASI INDONESIA, SINGAPURA DAN INGGRIS)
Bibliografi
Author: Anggito, Adam Prameza ; Baskara, Agustinus Prajaka Wahyu (Advisor)
Topik: Securities Crowdfunding; Pelindungan Investor; Otoritas Jasa Keuangan (OJK); Hukum Perbandingan; RegTech; UU P2SK.
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Fakultas Hukum Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 2026    
Jenis: Theses - Undergraduate Thesis
Fulltext:
Abstract
Penelitian ini menganalisis tanggung jawab Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memberikan pelindungan hukum bagi investor Securities Crowdfunding (SCF) pasca-pemberlakuan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 (UU P2SK) dan POJK Nomor 17/POJK.04/2025. Meskipun SCF menjadi alternatif pembiayaan UKM yang pesat, kasus gagal bayar dan kegagalan sistem pada platform seperti Santara dan Bizhare menunjukkan adanya celah hukum dalam pemulihan kerugian investor. Dengan metode penelitian yuridis normatif dan pendekatan komparatif terhadap Financial Conduct Authority (FCA) Inggris dan Monetary Authority of Singapore (MAS), penelitian ini menemukan bahwa OJK kini memiliki wewenang progresif melalui perintah ganti rugi (Pasal 242 UU P2SK). Namun, implementasi pelindungan tersebut masih memerlukan optimalisasi integrasi Aplikasi Portal Pelindungan Konsumen (APPK) dan mekanisme penyelesaian sengketa melalui LAPS-SJK yang terdigitalisasi penuh. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa Indonesia perlu mengadopsi mekanisme Investor Protection Fund serta penguatan standar suitability test berbasis Regulatory Technology (RegTech) untuk menciptakan ekosistem investasi digital yang berkeadilan, transparan, dan akuntabel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelindungan investor Crowdfunding di Indonesia memerlukan perbaikan regulasi berbasis prinsip kehati-hatian, keadilan, dan pemanfaatan teknologi pengawasan digital untuk menjamin kepastian hukum serta keamanan investasi ritel. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi feasibility investor protection fund dan sandbox RegTech dalam mendukung ekosistem pasar modal digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.109375 second(s)