Anda belum login :: 25 Feb 2026 21:53 WIB
Detail
BukuANALISIS EMPIRIS FAKTOR EKSTERNAL TERHADAP OPERASIONAL BULOG DAN IMPLIKASINYA DALAM PENGELOLAAN CADANGAN BERAS PEMERINTAH
Bibliografi
Author: Cholid, Andin ; Suhartoko, Yohanes Berchman (Advisor)
Topik: Cadangan Beras Pemerintah; BULOG; ARDL; ECM; kointegrasi; produksi padi; inflasi pangan; harga beras
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Program Studi Magister Ekonomi Terapan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unika Atma Jaya     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 2026    
Jenis: Theses - Master Thesis
Fulltext:
Abstract
Penelitian ini menganalisis pengaruh faktor-faktor eksternal terhadap dinamika Volume Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola BULOG, serta menguji keberadaan hubungan jangka panjang dan mekanisme penyesuaian jangka pendeknya. Data yang digunakan adalah deret waktu bulanan periode 2018–2024 (84 observasi) yang mencakup variabel produksi padi (PRO), konsumsi beras (KON), harga pasar beras (HPB), nilai tukar petani (NTP), inflasi pangan (TIP), nilai tukar rupiah terhadap USD (NTR), dan suku bunga modal kerja (BMK). Metode analisis menggunakan ARDL–Bounds Testing untuk menguji kointegrasi, kemudian diturunkan ke ARDL–ECM guna menangkap dinamika jangka pendek sekaligus proses koreksi menuju keseimbangan jangka panjang.
Hasil uji Bounds menunjukkan adanya kointegrasi antara CBP dan seluruh variabel eksternal dalam model. Dalam jangka panjang, PRO berpengaruh positif (signifikan ~10%) dan HPB berpengaruh positif (signifikan 5%) terhadap level CBP; TIP cenderung negatif (borderline signifikan ~10%); sedangkan BMK menunjukkan hubungan positif (signifikan ~10%). Sementara itu, KON, NTP, dan NTR tidak terbukti signifikan sebagai penentu struktural level CBP dalam periode sampel. Estimasi ECM menghasilkan Error Correction Term (ECT) negatif dan sangat signifikan (˜ -0,090) yang mengindikasikan sekitar 9% deviasi dari keseimbangan jangka panjang dikoreksi setiap bulan, sehingga penyesuaian stok CBP bersifat gradual. Secara jangka pendek, guncangan perubahan produksi dan inflasi pangan menjadi pendorong utama perubahan CBP, dengan pola respons bertahap (lead–lag). Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan CBP perlu dirancang sebagai instrumen buffer stock yang responsif terhadap dinamika produksi, harga, inflasi pangan, dan kondisi moneter, serta diperkuat melalui tata kelola dan kebijakan yang konsisten.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.078125 second(s)