Anda belum login :: 24 Feb 2026 22:35 WIB
Home
|
Logon
Hidden
»
Administration
»
Collection Detail
Detail
Analisis Prinsip Adequacy Dalam Transfer Data Lintas Batas: Perbandingan GDPR dan APEC CBPR untuk Kebijakan di Indonesia
Bibliografi
Author:
Putri, Narinda Denaya
;
Supancana, Ida Bagus Rahmadi
(Advisor)
Topik:
Pelindungan Data Pribadi
;
Prinsip Adequacy
;
Transfer Data Lintas Batas
Bahasa:
(ID )
Penerbit:
Fakultas Hukum Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
Tempat Terbit:
Jakarta
Tahun Terbit:
2026
Jenis:
Theses - Undergraduate Thesis
Fulltext:
Narinda Denaya Putri_Undergraduated Thesis_2026.pdf
(2.16MB;
0 download
)
202205000051_Narinda Denaya Putri_LembarAdministrasi.pdf
(386.93KB;
0 download
)
Abstract
Perkembangan teknologi informasi dan meningkatnya arus data lintas batas menimbulkan berbagai tantangan substansial yang signifikan bagi Indonesia dalam memastikan perlindungan data pribadi sebagai elemen hak asasi manusia. Meskipun Indonesia telah mengesahkan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), ketentuan terkait transfer data lintas batas masih menimbulkan ketidakpastian pada parameter penilaian tingkat perlindungan data di negara tujuan. Dalam lingkup internasional terdapat dua paradigma yang memberikan mekanisme pendekatan yang berbeda terhadap prinsip kesetaraan yakni General Data Protection Regulation (GDPR) dan Asia-Pacific Economic Cooperation Cross-Border Privacy Rules (APEC CBPR) untuk dikaji sebagai acuan untuk memperkuat kebijakan nasional Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prinsip adequacy GDPR dapat dijadikan acuan atau benchmark bagi kebijakan perlindungan data di Indonesia serta sejauh mana kerangka kerja APEC CBPR dapat diselaraskan dengan kebijakan nasional. Metode yang digunakan adalah Yuridis Normatif dengan pendekatan komparatif pada kebijakan yurisdiksi internasional, peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan perjanjian internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip adequacy dalam GDPR lebih ideal untuk dijadikan acuan utama untuk Indonesia dibandingkan dengan APEC CBPR yang dapat dijadikan sebagai standar kepatuhan pendukung.
Opini Anda
Klik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!
Lihat Sejarah Pengadaan
Konversi Metadata
Kembali
Process time: 0.109375 second(s)