| Pertumbuhan ekonomi merupakan alat keberhasilan pembangunan suatu negara, khususnya dalam negara anggota G20 ini. G20 merepresentasi lebih dari 80% terhadap Gross Domestic Product (GDP). Namun demikian, ada faktor lain dalam mempengaruhi perumbuhan ekonomi seperti pengaruh dimensi sosial ekonomi, dan institusional. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberpengaruhan variabel inflasi, pengangguran, ketimpangan pendapatan, demokrasi, dan efektivitas pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi negara anggota G20 ini. Data yang digunakan merupakan data panel dari 20 negara anggota G20 selama kurun waktu tahun 2000 sampai 2023. Selain itu, metode analisis data panel Fixed Effect Model (FEM), serta pemilihan model melalui uji chow dan uji housman serta analisis statistik melalui uji t dan uji F. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Secara parsial, inflasi dan pengangguran berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi, ketimpangan pendapatan menunjukkan pengaruh yang berbeda sesuai teori pembangunan, demokrasi dan efektivitas pemerintah menunjukkan pengaruh secara tidak langsung bagi pertumbuhan ekonomi. Pada penelitian ini juga menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi di negara anggota G20 memerlukan kebijakan yang tidak terfokus pada makroekonomi tetapi pada kekuatan internal dari institusi itu sendiri. |