| Penelitian ini membahas tindakan hukum yang dapat dilakukan oleh karyawan terhadap perusahaan yang tidak memenuhi kewajibannya dalam membayarkan upah dan hak-hak normatif pekerja, dengan studi kasus pada PT Batu Bara. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah ketidakpatuhan perusahaan terhadap kewajiban pembayaran gaji dan hak normatif pekerja yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial, khususnya melalui perundingan bipartit, mediasi di Dinas Ketenagakerjaan, hingga pengajuan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial serta pelaksanaan eksekusi putusan pengadilan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan kasus, yang didukung oleh studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja memiliki perlindungan hukum yang jelas dan berjenjang, mulai dari upaya non-litigasi hingga litigasi, serta hak untuk mengajukan permohonan eksekusi paksa apabila perusahaan tidak melaksanakan putusan Pengadilan Hubungan Industrial secara sukarela. Penelitian ini menegaskan pentingnya kepatuhan pengusaha terhadap putusan pengadilan sebagai bentuk perlindungan hak pekerja dan penegakan hukum ketenagakerjaan di Indonesia. |