| Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya partisipasi dan kedisiplinan siswa dalam proses pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah dan tugas individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 10 siswa kelas II A dan guru wali kelas sebagai partisipan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan analisis hasil belajar, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi STAD yang dilaksanakan melalui tahapan penyajian materi, pembentukan kelompok heterogen, kerja kelompok, kuis individu, dan pemberian penghargaan kelompok mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan berpusat pada siswa. Partisipasi siswa mengalami peningkatan yang ditandai dengan keterlibatan aktif dalam bertanya, menjawab pertanyaan, berdiskusi, serta bekerja sama dalam kelompok. Selain itu, kedisiplinan siswa juga menunjukkan perkembangan yang positif, terlihat dari kepatuhan terhadap aturan kelas, fokus selama pembelajaran, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas tepat waktu. Dengan demikian, strategi pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif untuk meningkatkan partisipasi dan kedisiplinan siswa kelas II sekolah dasar. |