| Teknologi 3D Printing terus berkembang dan banyak digunakan di berbagai industri seperti pada industri manufaktur, otomotif, medis, dan konstruksi. Salah satu tantangan utama dalam 3D Printing adalah mendapatkan produk yang memiliki kekuatan struktural yang tinggi, integritas permukaan produk yang baik, kualitas permukaan yang baik, proses yang efisien, dan biaya yang murah. Teknik 3D Printing konvensional hingga saat ini masih belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh tuntutan tersebut secara optimal. Di lain sisi, teknik Conformal Printing sebagai alternatif teknik 3D Printing yang memampukan proses layering pada saat pencetakan mengikuti orientasi dari permukaan benda yang dicetak. Hal tersebut membuka peluang untuk peningkatan kualitas produk 3D Printing. Penelitian ini membandingkan kekuatan tekan spesimen yang dicetak dengan pola rectilinear yang digunakan sebagai teknik konvensional dan concentric yang digunakan sebagai teknik Conformal Printing pada lima variasi bentuk (jembatan, kotak, segitiga, kubah, M) melalui pengujian eksperimental dan simulasi. Hasil menunjukkan bahwa pola concentric dapat menahan beban tekan lebih tinggi 338 N dibanding rectilinear, yang mengindikasikan ikatan antarlayer dan distribusi tegangan lebih baik. Dengan demikian, Conformal Printing berpotensi meningkatkan performa mekanik produk dengan geometri kompleks. |