| Penguatan karakter pada siswa sekolah dasar menjadi aspek fundamental dalam membentuk perilaku sosial yang sesuai dengan nilai moral dan norma yang berlaku. Dalam proses pendidikan, guru sebagai pendidik perlu mempunyai strategi untuk menanamkan karakter yang baik pada siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru dalam membentuk karakter sopan santun siswa kelas 1 SD Strada Santa Maria. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan partisipan siswa dan wali kelas 1C. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara selama empat minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan beberapa strategi pembentukan karakter melalui keteladanan, kegiatan spontan, dan teguran pada lima indikator sopan santun, yaitu menghormati orang yang lebih tua, tidak berkata-kata kotor, kasar, dan sombong, memberi salam setiap berjumpa dengan guru, menerima segala sesuatu dengan tangan kanan, serta mengucapkan magic words (tolong, maaf, dan terima kasih). Namun, penerapan strategi tersebut belum dilakukan secara optimal dan konsisten sehingga pembentukan karakter sopan santun pada sebagian siswa belum berkembang menjadi kebiasaan yang melekat. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyarankan agar guru menerapkan strategi pembiasaan yang konsisten. |