Anda belum login :: 11 Feb 2026 23:22 WIB
Detail
BukuHubungan antara Komunikasi Interpersonal dan Kesejahteraan Psikologis pada Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas katolik Indonesia Atma Jaya
Bibliografi
Author: CHANDRA., CHRISTIAN ; Pedhu, Yoseph (Advisor)
Topik: Komunikasi Interpersonal; Kesejahteraan Psikologis; Mahasiswa Bimbingan dan Konseling; Penelitian Kuantitatif; Analisis Korelasional
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Pendidikan dan Bahasa Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 2026    
Jenis: Theses - Undergraduate Thesis - Abstract of Undergraduate Thesis
Fulltext:
Abstract
Komunikasi interpersonal adalah kemampuan individu dalam menyampaikan dan menerima pesan antara dua orang atau lebih secara langsung, yang disertai dengan umpan balik sehingga memungkinkan terciptanya pemahaman bersama. Komunikasi interpersonal mencakup aspek keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Kesejahteraan psikologis merupakan evaluasi individu terhadap dirinya yang meliputi dimensi penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal dan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Hasil uji coba instrumen menunjukkan bahwa instrumen komunikasi interpersonal memiliki 52 pernyataan valid dari 55 pernyataan dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,968, sedangkan instrumen kesejahteraan psikologis terdiri atas 90 pernyataan dan semuanya valid dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,985. Hasil analisis korelasional menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,821 yang menandakan adanya hubungan positif dan signifikan antara komunikasi interpersonal dan kesejahteraan psikologis. Temuan tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi komunikasi interpersonal mahasiswa, semakin tinggi tingkat kesejahteraan psikologis yang dimiliki, sebaliknya semakin rendah komunikasi interpersonal mahasiswa maka semakin rendah tingkat kesejahteraan psikologis mahasiswa. Komunikasi interpersonal memberikan kontribusi sebesar 67% terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa, sedangkan 33% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Saran bagi Dosen Pembimbing Akademik diharapkan untuk membantu meningkatkan komunikasi interpersonal mahasiswa, khususnya indikator komunikasi yang jujur, serta kesejahteraan psikologis pada indikator kemampuan mengendalikan lingkungan yang sulit melalui perancangan layanan konseling individual maupun kelompok. Saran bagi mahasiswa untuk dapat meningkatkan komunikasi yang jujur dalam komunikasi interpersonal serta kemampuan mengendalikan lingkungan yang sulit dalam kesejahteraan psikologis melalui partisipasi aktif dalam layanan konseling individu maupun kelompok yang diselenggarakan oleh Dosen Pembimbing Akademik. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk mengkaji lebih lanjut terkait faktor lain yang berkontribusi terhadap kesejahteraan psikologis individu seperti dukungan sosial, status sosial ekonomi, jaringan sosial, religiusitas, serta kepribadian.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.109375 second(s)