| Proses pengadaan yang tidak efektif seringkali menyebabkan keterlambatan dan penurunan kinerja operasional di perusahaan manufaktur. Penelitian ini berfokus pada analisis dan peningkatan proses pengadaan material produksi menggunakan metode Service Blueprint Analysis. Pendekatan kualitatif digunakan dengan cara wawancara, observasi langsung, dan tinjauan dokumen yang melibatkan departemen terkait. Hasil penelitian mengungkapkan beberapa masalah utama, seperti keterlambatan proses yang disebabkan oleh waktu tunggu, melacak status dan dokumen permintaan pengadaan secara manual, dan komunikasi yang buruk antar departemen. Berdasarkan temuan ini, rekomendasi perbaikan diajukan untuk menyederhanakan aktivitas pengadaan dan meningkatkan koordinasi antar pemangku kepentingan. Perbaikan ini diharapkan dapat mempersingkat waktu tunggu pengadaan dan meningkatkan efisiensi proses secara keseluruhan. |