Anda belum login :: 25 Feb 2026 14:10 WIB
Detail
BukuPENGARUH CLIMATE RISK TERHADAP KONSERVATISME AKUNTANSI DENGAN KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PERUSAHAAN NON KEUANGAN TERDAFTAR PADA INDEKS LQ45 PERIODE 2021-2024
Bibliografi
Author: 'Delfiero, Natanael ; Oktorina, Megawati (Advisor)
Topik: Climate risk; Ketidakpastian Lingkungan; Konservatisme Akuntansi.
Bahasa: (ID )    
Penerbit: Program Studi Magister Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia     Tempat Terbit: Jakarta    Tahun Terbit: 2026    
Jenis: Theses - Master Thesis
Fulltext:
Abstract
Perubahan iklim dan risiko yang menyertainya telah menjadi perhatian global yang semakin meningkat, tidak hanya bagi pemerintah dan komunitas internasional, tetapi juga bagi sektor bisnis. Climate risk mencakup potensi kerugian finansial yang timbul akibat perubahan kondisi iklim, bencana alam, serta pergeseran regulasi lingkungan yang semakin ketat, yang dapat memengaruhi keberlanjutan operasional perusahaan, nilai aset, dan kinerja keuangan. Perusahaan dituntut untuk mengungkapkan informasi terkait risiko dan peluang iklim karena dampaknya terhadap arus kas, akses pembiayaan, dan biaya modal dalam jangka pendek hingga panjang. Tingginya ketidakpastian yang ditimbulkan oleh climate risk meningkatkan kekhawatiran perusahaan terhadap fluktuasi masa depan sekaligus mendorong meningkatnya ekspektasi stakeholder terhadap transparansi dan akuntabilitas. Dalam konteks tersebut, penerapan konservatisme akuntansi menjadi salah satu mekanisme penting untuk menunjukkan kredibilitas dan tanggung jawab perusahaan. Pendekatan konservatif dalam pelaporan keuangan dinilai mampu mengurangi konflik kepentingan, meningkatkan kepercayaan stakeholder, serta memperkuat legitimasi sosial perusahaan. Dengan demikian, ketidakpastian lingkungan yang tinggi mendorong perusahaan untuk lebih berhati-hati dalam penyusunan laporan keuangan sebagai respons terhadap risiko iklim yang semakin kompleks dan sulit diprediksi. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh Climate risk terhadap penerapan Konservatisme Akuntansi dengan Ketidakpastian Lingkungan sebagai variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini adalah Perusahaan non keuangan yang terdaftar pada indeks LQ45 periode 2021-2024. Sampel penelitian sebanyak 12 perusahaan dengan 48 unit observasi. metode statistik deskriptif, analisis linier berganda, dan uji moderasi Process Macro Hayess digunakan sebagai metode analisis data, dan applikasi IBM Statistical Package for Social Science (SPSS) versi 25 dengan fitur Process Macro Hayess versi 4.2 yang digunakan dalam pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa climate risk berpengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, sedangkan ketidakpastian lingkungan memperlemah pengaruh climate risk terhadap konservatisme akuntansi.
Opini AndaKlik untuk menuliskan opini Anda tentang koleksi ini!

Lihat Sejarah Pengadaan  Konversi Metadata   Kembali
design
 
Process time: 0.09375 second(s)