| Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh loan growth dan ukuran bank terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan return on assets (ROA), serta menguji peran non-performing loan (NPL) sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan analisa statistika deskriptif dan metode analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari perusahaan perbankan swasta nasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022-2024. Sebanyak 79 sampel dari 36 perusahaan diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa loan growth tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, sedangkan ukuran bank berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan. Selain itu, NPL tidak terbukti memoderasi pengaruh loan growth maupun ukuran bank terhadap kinerja keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan kredit belum tentu meningkatkan profitabilitas apabila tidak diimbangi dengan pengelolaan risiko yang efektif, sementara ukuran bank yang besar cenderung memberikan keunggulan dalam menghasilkan laba. Kinerja keuangan bank lebih dipengaruhi oleh ukuran bank dibandingkan pertumbuhan kredit, dan peran NPL sebagai variabel moderasi belum menunjukkan pengaruh yang signifikan. |