| Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh fraud hexagon yang terdiri dari stimulus, capability, collusion, opportunity, rationalization, dan ego, serta sustainability report terhadap fraudulent financial reporting. Fokus penelitian ini dilakukan pada perusahaan sektor healthcare yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020 hingga 2024. Pemilihan sektor ini didasarkan pada signifikansi peran industri kesehatan dan risiko manipulasi keuangan di tengah fluktuasi ekonomi selama masa pandemi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik dengan menggunakann SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capability dan collusion berpengaruh negatif terhadap fraudulent financial reporting. Sebaliknya, sustainability report ditemukan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan pelaporan keuangan, yang mengindikasikan adanya praktik greenwashing. Sementara itu, variabel stimulus, opportunity, rationalization, dan ego tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap tindakan kecurangan. |