| Penelitian ini menganalisis determinan Adjusted Net Savings (ANS) sebagai indikator keberlanjutan dengan meneliti pengaruh dimensi pembangunan dan geografis pada 160 negara (1990-2023). Melalui analisis cross-section, stepwise regression, recursive estimates dan data panel, ditemukan bahwa Final Consumption Expenditure dan Resource Exports berpengaruh negatif terhadap ANS, sementara Trade berpengaruh positif terhadap ANS. Studi ini juga menyertakan eksperimen dengan variabel dummy untuk Paris Agreement (2015). Eksperimen ini penting karena bertujuan mengukur apakah kesepakatan iklim global tersebut tidak hanya berdampak langsung, tetapi juga mampu mengubah hubungan struktural antara faktor-faktor penentu dan ANS dari waktu ke waktu. Hasilnya menunjukkan bahwa Paris Agreement berhasil mengubah pola hubungan antara resource exports dan ANS – dari yang sebelumnya negatif menjadi positif setelah tahun 2016. Temuan ini mengindikasikan bahwa komitmen global dapat menjadi pendorong perubahan mendasar dalam mencapai pembangunan berkelanjutan, terutama dengan membuka peluang baru bagi negara-negara kaya sumber daya alam. |