| Meningkatnya perhatian investor terhadap isu keberlanjutan menjadikan penerbitan green bonds sebagai instrumen penting dalam mendukung pembiayaan berkelanjutan dan membentuk persepsi pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerbitan green bonds terhadap kinerja eksternal perusahaan yang diukur melalui actual return saham, dengan inovasi hijau sebagai variabel mediasi dan kendala pembiayaan sebagai faktor yang mempengaruhi kekuatan hubungan. Penelitian ini menggunakan 28 data perusahaan publik di ASEAN yang menerbitkan green bonds dari tahun 2021 hingga 2024. Analisis empiris dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode PLS-SEM algorithm dan Bootstrapping. Penelitian menunjukkan bahwa (1) penerbitan green bonds berpengaruh positif terhadap actual return saham, yang mencerminkan respons pasar terhadap sinyal komitmen keberlanjutan dan perbaikan struktur pembiayaan perusahaan; (2) pengaruh penerbitan green bonds terhadap inovasi hijau lebih kuat pada perusahaan dengan tingkat kendala pembiayaan yang tinggi, menegaskan perannya sebagai alternatif sumber pendanaan; (3) inovasi hijau tidak berperan sebagai variabel mediasi antara penerbitan green bonds dengan actual return saham, yang menunjukkan dampaknya terhadap kinerja pasar belum tersalurkan melalui hasil R&D inovasi hijau dalam jangka pendek. Implikasi manajerial dari temuan ini adalah pentingnya pengelolaan dana green bonds secara kredibel dan terarah, khususnya dalam mendukung inovasi hijau, serta memanfaatkan green bonds sebagai alternatif pembiayaan strategis bagi perusahaan yang mengalami kendala pembiayaan. |