| Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh GCG terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, serta menguji peran efisiensi investasi sebagai variabel mediasi. GCG diukur melalui dewan direksi, komisaris independen, dan kepemilikan manajerial. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling terhadap perusahaan sektor industri yang mempublikasikan laporan keuangan secara lengkap selama periode 2022-2024. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling dengan pendekatan Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dewan direksi dan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, sedangkan komisaris independen berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan. Efisiensi investasi terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan. Namun demikian, efisiensi investasi tidak mampu memediasi pengaruh dewan direksi maupun komisaris independen terhadap kinerja keuangan. Sebaliknya, efisiensi investasi mampu memediasi pengaruh kepemilikan manajerial terhadap kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris terkait peran efisiensi investasi dalam memperkuat hubungan antara mekanisme tata kelola perusahaan dan kinerja keuangan sektor industri. |